JAKARTAHYPE.COM - Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengambil langkah formal dengan mengirimkan surat resmi kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Tindakan ini merupakan respons langsung atas kontroversi yang terjadi selama pertandingan uji coba internasional tim nasional Brasil.
Peristiwa yang memicu protes tersebut adalah dianulirnya gol yang sempat dicetak oleh penyerang bintang mereka, Vinícius Júnior. Kejadian ini terjadi saat Brasil menghadapi Skotlandia dalam laga persahabatan yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis waktu setempat.
Vinícius Júnior tampil memukau dalam pertandingan tersebut dan menjadi sorotan utama Brasil. Ia berhasil menyumbang dua gol yang mengantarkan timnya meraih kemenangan telak dengan skor akhir 0-3 atas Skotlandia.
Namun, potensi hat-trick Vinícius harus pupus setelah salah satu golnya dibatalkan oleh wasit. Pembatalan tersebut dipicu oleh intervensi dari Video Assistant Referee (VAR) yang mengindikasikan adanya pelanggaran sebelumnya.
Diduga, VAR mendeteksi bahwa Vinícius melakukan pelanggaran ringan terhadap pemain belakang Skotlandia, Jack Hendry, sesaat sebelum bola berhasil masuk ke gawang. Keputusan ini jelas menimbulkan ketidakpuasan mendalam dari kubu Brasil.
Ketidaksetujuan CBF atas keputusan tersebut dikonfirmasi melalui surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Federasi, Samir Xaud. Mereka menyoroti pentingnya konsistensi dalam penerapan filosofi kepemimpinan pertandingan.
"Jika prinsip utama Piala Dunia ini adalah menghormati interpretasi wasit dan meminimalkan intervensi VAR, maka sangat penting agar filosofi ini diterapkan secara konsisten," ujar Ketua CBF, Samir Xaud.
Salah satu faktor yang diduga memperkuat rasa keberatan CBF adalah identitas wasit yang memimpin laga tersebut. Wasit yang bertugas saat itu adalah César Ramos, yang memiliki riwayat memimpin pertandingan Brasil sebelumnya.
Wasit César Ramos juga pernah menjadi pengadil lapangan saat Brasil menghadapi Swiss dalam gelaran Piala Dunia edisi 2018. Hal ini menambah dimensi historis pada surat protes yang dilayangkan oleh CBF.