JAKARTAHYPE.COM - Jürgen Klopp, sosok pelatih yang dikenal dengan filosofi Gegenpressing, secara resmi menutup spekulasi panas mengenai kemungkinan dirinya mengambil alih kursi kepelatihan Real Madrid dalam waktu dekat. Bantahan ini disampaikan langsung oleh Klopp di tengah sorotan publik terhadap masa depannya pasca meninggalkan Liverpool.

Peristiwa penolakan ini terjadi saat Klopp menghadiri sebuah acara khusus di Munich pada hari Selasa, 24 Maret 2026. Momen ini memberikan klarifikasi setelah sempat beredar kabar bahwa Real Madrid menaruh minat besar terhadap pelatih berkebangsaan Jerman tersebut.

Kabar ketertarikan Los Blancos sempat mengemuka seiring dengan dinamika performa tim di bawah arsitek mereka saat ini. Namun, Klopp memilih untuk meluruskan narasi yang beredar luas di kalangan media olahraga internasional.

Dilansir dari Bola, Klopp menekankan bahwa tidak ada komunikasi formal maupun informal yang pernah terjalin antara dirinya dengan pihak Real Madrid. Hal ini menjadi penegasan mutlak bahwa rumor tersebut hanyalah spekulasi belaka.

"Kalau Real Madrid menelepon, pasti kita sudah mendengarnya. Tapi itu semua tidak benar. Mereka bahkan tidak pernah menelepon, tidak sekali pun," ujar Klopp, yang saat ini menjabat sebagai Head of Global Soccer Red Bull.

Saat ini, Klopp tengah menjalani peran barunya bersama Red Bull setelah memutuskan untuk mundur dari kursi kepelatihan Liverpool pada akhir musim 2023/2024. Meskipun sedang beristirahat dari tugas melatih klub, pria berusia 58 tahun itu memberi sinyal akan kembali ke pinggir lapangan di masa depan.

"Saat ini saya tidak memikirkan hal itu. Memang usia saya sudah tidak muda, tapi saya belum selesai sebagai pelatih. Kita lihat saja nanti," kata Klopp, Pelatih Sepak Bola.

Sementara itu, Real Madrid sendiri masih menunjukkan performa kompetitif di kancah La Liga, bersaing ketat dengan Barcelona. Klub raksasa Spanyol tersebut juga baru saja sukses mengamankan satu tempat di babak perempat final Liga Champions setelah menyingkirkan Manchester City.

Klopp sendiri memiliki rekam jejak mentereng di Liga Champions, pernah merasakan empat kali laga final dan berhasil meraih satu gelar juara saat memimpin Liverpool pada musim 2018/2019.