JAKARTAHYPE.COM - Jepang saat ini tengah menghadapi kondisi cuaca yang sangat mengkhawatirkan akibat gelombang panas ekstrem yang melanda berbagai wilayah. Suhu udara yang melonjak tinggi menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di sana.

Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan bahaya terkait potensi sengatan panas atau heatstroke di banyak daerah. Peringatan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap peningkatan suhu udara yang signifikan.

Diperkirakan, suhu udara di beberapa lokasi kunci akan mencapai angka mengerikan, yaitu 40 derajat Celsius. Kumagaya, yang terletak di sebelah utara Tokyo, dan Nagoya di wilayah Jepang bagian tengah diprediksi akan mengalami puncak panas ini.

Fenomena ini menandai hari kedua berturut-turut di mana Jepang merasakan apa yang kini dikenal sebagai kokushobi. Istilah baru ini diciptakan untuk menggambarkan hari-hari ketika suhu udara mencapai atau melampaui 40 derajat Celsius.

Kondisi cuaca ekstrem ini berdampak langsung pada kesehatan warga. Tercatat sebanyak 4.580 orang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Angka tersebut menunjukkan betapa seriusnya dampak gelombang panas ini terhadap kesehatan masyarakat Jepang. Perawatan medis intensif diperlukan untuk menangani kasus sengatan panas yang dialami oleh para korban.

"Suhu diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius di Kumagaya, sebelah utara Tokyo, serta Nagoya di Jepang bagian tengah," demikian peringatan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Jepang.

Kondisi ini juga menjadi hari kedua berturut-turut Jepang mengalami apa yang kini disebut sebagai kokushobi, istilah baru yang digunakan untuk menggambarkan hari dengan suhu yang sangat panas, yakni ketika temperatur mencapai 40 derajat Celsius atau lebih.

Dikutip dari berbagai sumber, peringatan heatstroke telah dikeluarkan untuk sejumlah wilayah di Jepang, mengindikasikan tingkat kewaspadaan yang tinggi dari otoritas setempat.