JAKARTAHYPE.COM - Tren potongan rambut bob terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam dunia gaya. Belakangan ini, perhatian publik mulai beralih dari French bob yang populer sebelumnya menuju gaya baru yang disebut Japanese bob.
Gaya French bob dikenal memiliki tekstur lembut dan seringkali dipadukan dengan poni tipis. Namun, Japanese bob menawarkan siluet yang lebih tegas, tajam, dan memiliki unsur geometris yang kuat.
Fenomena tren ini terlihat jelas dari beberapa figur publik yang mulai mengadopsi gaya rambut tersebut. Contohnya adalah aktris Lily Collins yang tampil dengan Japanese bob saat menjalani tur pers untuk serial 'Emily in Paris', serta Leslie Bibb.
Keanu Reeves Blak-blakan Soal Hubungan 7 Tahun dengan Alexandra Grant: "Dia Mudah Dicintai"
Japanese bob berhasil menggabungkan elemen potongan klasik dengan sentuhan kontemporer yang mengedepankan kesan sleek dan bersih (clean). Gaya ini dianggap mampu memberikan pernyataan visual yang kuat bagi pemakainya.
Inspirasi estetika di balik Japanese bob ini ternyata bersumber dari dunia desain avant-garde. Gaya ini dikatakan terinspirasi oleh Rei Kawakubo, pendiri rumah mode legendaris Comme des Garcons.
Yuhi Kim, seorang hairstylist editorial yang pernah bekerja sama dengan majalah ternama seperti Vogue dan Adidas, menjelaskan esensi dari potongan ini. "Japanese bob bukan sekadar potongan rambut, tapi bagaimana garis geometris itu 'jatuh' di kepala," jelas Yuhi Kim, seperti dikutip dari WWD.
Menurut Kim, filosofi utama dari gaya ini bukanlah menambahkan banyak lapisan atau tekstur. "Ide dasarnya bukan menambahkan layer, tapi menyederhanakan semuanya menjadi bentuk yang tegas," ujarnya.
Secara teknis, potongan Japanese bob umumnya dibuat dengan ujung yang tumpul dan rata. Potongan ini lebih mengandalkan struktur yang rapi daripada volume rambut yang berlebihan untuk membingkai wajah secara elegan.
Variasi pada Japanese bob masih dimungkinkan, misalnya dengan memilih potongan yang sedikit miring ke arah depan atau menambahkan poni yang lebih tebal. Hal ini memberikan sedikit fleksibilitas tanpa menghilangkan karakter utama gaya tersebut.