JAKARTAHYPE.COM - Sebuah fenomena kencan yang unik dan produktif kini tengah menjadi sorotan di China, menggantikan kegiatan kencan konvensional seperti makan malam romantis atau sekadar bersantai di kafe. Tren yang dikenal sebagai 'city work date' ini memungkinkan pasangan muda untuk menghabiskan waktu berkualitas sambil secara bersamaan mencari penghasilan tambahan.

Dilansir dari SCMP, konsep 'city work date' merujuk pada aktivitas di mana pasangan memanfaatkan waktu bersama untuk bekerja sebagai kurir pengantar pesanan makanan. Mereka biasanya menggunakan sepeda motor listrik atau e-bike untuk mengantar pesanan tersebut kepada pelanggan.

Aktivitas ini umumnya dilakukan oleh para pekerja muda setelah menyelesaikan jam kerja reguler mereka di kantor. Selain berfungsi sebagai sarana quality time, kegiatan ini memberikan keuntungan berupa pemasukan ekstra untuk pasangan tersebut.

Banyak anak muda di China merasa bahwa rutinitas harian mereka terasa monoton, mulai dari perjalanan berangkat kerja yang macet hingga malam hari yang dihabiskan hanya untuk menggulir media sosial. Oleh karena itu, aktivitas ringan seperti mengantar makanan bersama dianggap lebih menyenangkan dan efektif dalam mengurangi tingkat stres.

Dalam praktiknya, salah satu pasangan biasanya bertugas mengendarai kendaraan, sementara pasangannya fokus dalam mengambil atau menyerahkan pesanan kepada konsumen. Meskipun terlihat sederhana, banyak pasangan melaporkan bahwa kegiatan ini justru mempererat hubungan mereka.

Mereka menemukan kesempatan untuk mengobrol santai selama perjalanan, berbagi tawa saat salah menemukan alamat, hingga saling mendukung ketika menghadapi kendala di jalan. Bahkan, beberapa orang menilai ini sebagai cara cepat untuk memahami karakter asli pasangan.

"Dulu ada anggapan bahwa traveling bisa mengungkap sifat asli seseorang, namun kini, satu shift mengantar makanan bersama juga bisa memberikan gambaran serupa," ujar salah satu netizen dari China.

Selain aspek kedekatan emosional, tren ini juga dianggap sangat hemat dari segi biaya. Pasangan dapat menikmati waktu bersama tanpa harus mengeluarkan banyak uang, bahkan dana yang terkumpul dapat digunakan untuk tabungan bersama.

Contohnya adalah seorang wanita bermarga Li dari Zhengzhou, China, yang sejak Juli 2025 secara rutin melakukan pengantaran makanan bersama pacarnya selama kurang lebih dua jam setiap malam. Dalam satu sesi kerja, mereka mampu menyelesaikan antara lima hingga delapan pesanan.