JAKARTAHYPE.COM - Gangguan kesehatan area intim seperti rasa gatal, iritasi, hingga keputihan sering dialami perempuan selama masa menstruasi, yang sering disebut sebagai periode Red Days. Kondisi ini dipicu oleh fluktuasi hormon alami dan peningkatan kelembapan yang terjadi selama siklus bulanan tersebut.
iNova Pharmaceuticals baru-baru ini menyelenggarakan kampanye edukatif yang berfokus pada isu ini, melalui agenda Red Days Talk dan kegiatan #BeUnstoppable 5K Fun Run. Inisiatif ini diadakan dalam rangka peringatan Hari Kebersihan Menstruasi (Menstrual Hygiene Day atau MHD).
Dilansir dari Popbela, mayoritas perempuan di Indonesia ternyata masih kekurangan panduan edukasi yang memadai mengenai cara merawat diri dengan benar saat sedang menjalani menstruasi. Hal ini menjadi latar belakang utama perusahaan farmasi tersebut untuk mengambil peran aktif dalam memberikan literasi kesehatan yang akurat.
Keanu Reeves Blak-blakan Soal Hubungan 7 Tahun dengan Alexandra Grant: "Dia Mudah Dicintai"
Perubahan biologis saat menstruasi membuat area intim menjadi lebih rentan dan sensitif terhadap berbagai faktor. Lingkungan yang lembap selama periode ini memungkinkan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri dapat berkembang biak dengan sangat cepat.
Data yang dihimpun dari acara Red Days Talk menunjukkan bahwa lebih dari 90% perempuan merasakan keluhan serupa saat mereka memasuki masa haid. Jika tidak ditangani dengan tepat, masalah ini dapat berdampak negatif pada rasa percaya diri dan menyebabkan kecemasan, bahkan membatasi interaksi sosial.
Medical and Health Educator, dr. Gia Pratama, menjelaskan bahwa pembersihan area intim hanya menggunakan air saja tidak cukup efektif untuk mengatasi masalah yang bersumber dari kuman. Beliau menekankan pentingnya penggunaan antiseptik kewanitaan yang mengandung Povidone-Iodine karena terbukti sangat aman dan efektif dalam membasmi mikroorganisme penyebab keluhan.
Dokter Gia Pratama juga menggarisbawahi kaitan antara kenyamanan fisik dan produktivitas, "Ketika perempuan merasa nyaman, mereka bisa tetap aktif, percaya diri, dan unstoppable," ujar dr. Gia Pratama.
Kondisi fisik yang kurang nyaman diperparah dengan keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan yang relevan bagi banyak perempuan di Indonesia. Merujuk data dari Kementerian Kesehatan, tercatat hanya satu dari lima orang di Indonesia yang melakukan aktivitas fisik sesuai standar rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Benyamin Wuisan, selaku Country Manager iNova Pharmaceuticals Indonesia, menyatakan bahwa kampanye ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memperluas edukasi perawatan diri yang benar bagi kaum perempuan. Inisiatif ini juga sekaligus menandai tonggak sejarah 50 tahun kehadiran iNova Pharmaceuticals di pasar Indonesia.