JAKARTAHYPE.COM - Pameran IndoBuildTech Expo Part 1 2026 resmi membuka tirainya di Hall 2, ICE-BSD City, Tangerang, pada Rabu, 8 Juli 2026. Acara ini menjadi platform penting bagi para profesional di sektor bahan bangunan, arsitektur, desain interior, dan konstruksi. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan inovasi terkini, memperluas jaringan bisnis, serta mengakselerasi pertumbuhan industri konstruksi di Indonesia.

Selama periode 8 hingga 12 Juli 2026, pameran ini mengumpulkan lebih dari 550 peserta pameran yang berasal dari 11 negara. Negara-negara yang berpartisipasi meliputi Indonesia, China, Jepang, Korea Selatan, Prancis, Singapura, Vietnam, Kanada, Malaysia, India, Hong Kong, dan Filipina. Kehadiran internasional ini menunjukkan daya tarik global dari industri bangunan Indonesia.

IndoBuildTech Expo Part 1 2026 memamerkan beragam inovasi yang mencakup material bangunan mutakhir, teknologi konstruksi modern, konsep arsitektur terkini, tren desain interior, hingga solusi pembangunan berkelanjutan. Produk dan solusi yang ditampilkan dirancang untuk menjawab tantangan dan kebutuhan industri bangunan masa kini.

Pengunjung dapat melihat langsung berbagai inovasi dari perusahaan dan merek terkemuka seperti TACO, DEKKSON, KOHLER, RB SHERA, IN-LITE, TOSTEM, PALOMA, dan HELLENOZ. Ratusan peserta lainnya juga turut serta menghadirkan solusi komprehensif untuk kebutuhan hunian pribadi, bangunan komersial, hingga proyek konstruksi skala besar.

Upacara pembukaan resmi IndoBuildTech Expo Part 1 2026 dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi membuka acara. Turut hadir pula Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai asosiasi profesi. Ketua Umum Ikatan Nasional Konsultan Indonesia, Erie Heryadi; Ketua Umum Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia, Rikardo B. Manurung; serta Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Banten, Ar. Shri Chandra Satryotomo, turut memeriahkan pembukaan. Direktur PT Debindo International Trade and Exhibition, Rafidi Iqra Muhammad, juga hadir dalam momen penting ini.

"Pameran ini merupakan ruang bertemunya ide, inovasi, dan kolaborasi yang mampu menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan masa depan industri bangunan Indonesia," ujar Rafidi Iqra Muhammad, Direktur PT Debindo International Trade and Exhibition, dalam sambutannya. Pernyataan ini menekankan peran strategis pameran dalam mendorong kemajuan industri.

Ar. Shri Chandra Satryotomo, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Banten, menyampaikan pandangannya mengenai peran arsitektur. "Arsitektur selain berbicara mengenai bentuk sebuah bangunan, juga tentang bagaimana ruang mampu menghadirkan pengalaman, menjawab kebutuhan masyarakat, dan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik," kata beliau.

"Kehadiran IndoBuildTech Expo, khususnya melalui NAIFEST, menjadi wadah yang mempertemukan kreativitas dengan inovasi material dan teknologi sehingga mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru bagi perkembangan arsitektur Indonesia," tambah Ar. Shri Chandra Satryotomo. Hal ini menunjukkan sinergi antara seni desain dan teknologi material.