JAKARTAHYPE.COM - Mengatasi pikiran yang berpacu di malam hari atau yang akrab dikenal sebagai overthinking dapat menjadi tantangan bagi banyak orang. Aktivitas yoga terbukti menjadi salah satu solusi efektif untuk menenangkan tubuh dan pikiran setelah seharian beraktivitas.
Sebuah survei nasional yang dipublikasikan oleh National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) pada tahun 2015 mengungkap temuan menarik. Lebih dari 55 persen partisipan yang rutin berlatih yoga melaporkan peningkatan kualitas tidur mereka, sementara lebih dari 85 persen mengaku yoga efektif mengurangi tingkat stres.
Dikutip dari Harvard Health Publishing, penggunaan alat bantu seperti bolster (bantal yoga), selimut, atau yoga block dapat meningkatkan kenyamanan saat berlatih. Dengan dukungan alat ini, pose yoga dapat dipertahankan lebih lama, memungkinkan tubuh mencapai relaksasi yang lebih mendalam selama sesi latihan.
Selain gerakan fisik, teknik pernapasan memegang peranan krusial dalam praktik yoga. Bahkan, efektivitas pernapasan dalam yoga dinilai setara, bahkan lebih penting, dibandingkan dengan pose yoga itu sendiri.
Salah satu teknik pernapasan yang populer adalah Ujjayi Breath, atau yang juga dikenal sebagai Ocean Breath atau Victorious Breath. Teknik ini melibatkan tarikan napas dalam melalui hidung, diikuti embusan napas perlahan melalui hidung pula, sambil sedikit menyempitkan bagian belakang tenggorokan.
Proses ini menciptakan suara napas yang menyerupai deburan ombak atau napas karakter Darth Vader dalam film Star Wars. Pola napas yang lambat dan stabil ini secara efektif membantu menenangkan sistem saraf, baik tubuh maupun pikiran, selama sesi latihan.
"Di sinilah yoga sebelum tidur berperan. Gerakan fisiknya yang lembut sudah memberikan efek relaksasi. Selain itu, prinsip-prinsip yoga seperti rasa syukur, kasih sayang terhadap diri sendiri, dan rasa puas terhadap diri juga dapat memberikan efek menenangkan bila dipraktikkan sebelum tidur, sehingga membantu meningkatkan kualitas tidur," ujar terapis yoga di Duke Integrative Medicine, Carol Krucoff, dikutip dari Everyday Health.
Untuk memaksimalkan manfaat relaksasi sebelum tidur, Carol Krucoff merekomendasikan tujuh pose yoga restoratif. Pose-pose ini sebaiknya dilakukan menjelang waktu istirahat, dengan setiap pose dipertahankan selama tiga hingga lima menit sembari mempraktikkan teknik Ocean Breath. Pengecualian berlaku untuk Corpse Pose, di mana pernapasan kembali dilakukan secara alami.
Jika dipraktikkan secara konsisten, gerakan-gerakan yoga ini diklaim mampu meredakan ketegangan fisik setelah beraktivitas seharian, menurunkan tingkat stres, serta secara signifikan meningkatkan kualitas tidur.