JAKARTAHYPE.COM - Pengusaha terkemuka asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam, kembali memperluas jejak investasinya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah terbaru ini ditandai dengan akuisisi saham substansial pada salah satu emiten yang baru terdaftar.
Aksi korporasi ini berfokus pada PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), yang kini menjadi emiten keempat yang berada di bawah portofolio investasi Haji Isam. Perluasan ini mengindikasikan strategi jangka panjang pengusaha tersebut dalam mengonsolidasikan kepemilikan di pasar modal.
Peristiwa penting ini terjadi pada hari Rabu, 13 Mei 2026, ketika Haji Isam melakukan pembelian besar-besaran saham PACK. Pembelian ini secara akumulatif mencapai 6,84 miliar lembar saham perusahaan tersebut.
Jumlah saham yang diakuisisi tersebut merepresentasikan porsi kepemilikan yang signifikan, yaitu mencapai 21,12% dari total saham beredar di PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. Hal ini menempatkannya sebagai salah satu pemegang saham utama dalam emiten tersebut.
Terkait valuasi transaksi, pembelian saham dilakukan dengan harga rata-rata Rp 137 per lembar saham. Keputusan investasi ini menunjukkan keyakinan Haji Isam terhadap prospek dan fundamental perusahaan yang bersangkutan.
Dengan harga tersebut, total dana yang digelontorkan oleh Haji Isam untuk memperoleh saham PACK ini mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp 936,65 miliar. Nilai investasi yang besar ini menggarisbawahi keseriusan langkahnya di BEI.
Dilansir dari KONTAN.CO.ID, kabar mengenai penambahan portofolio emiten ini menjadi sorotan utama di kalangan pelaku pasar modal. Investor kini menantikan bagaimana pengaruh kepemilikan Haji Isam akan berdampak pada kinerja PACK ke depan.
Sebelumnya, Haji Isam sudah tercatat memiliki pengaruh signifikan pada tiga emiten lain di bursa, yaitu JARR, PGUN, dan TEBE. Penambahan PACK kini melengkapi daftar portofolio yang dikuasainya menjadi empat perusahaan.
"Crazy Rich Kalimantan Selatan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam menambah koleksi portofolio sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)," demikian disebutkan dalam pemberitaan mengenai transaksi tersebut.