JAKARTAHYPE.COM - Sebuah inisiatif pendidikan yang unik dan sangat mendidik menjadi sorotan publik setelah aksi seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Bangka terekam dalam unggahan viral di media sosial. Guru tersebut terlihat secara aktif melatih para siswa laki-laki untuk menguasai keterampilan menyetrika pakaian.

Aksi pengajaran ini diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @agustinprwndri, dengan tujuan mulia untuk memutus rantai patriarki yang selama ini mengaitkan pekerjaan rumah tangga hanya pada satu gender saja. Guru tersebut menekankan pentingnya menanamkan kesadaran ini sejak usia dini kepada generasi penerus bangsa.

Suasana di ruang kelas tampak sangat edukatif, di mana sang guru mendemonstrasikan secara langsung teknik merapikan pakaian menggunakan meja dan papan setrika darurat yang telah disiapkan. Langkah ini menunjukkan komitmen untuk mengajarkan keterampilan hidup praktis secara nyata kepada murid-muridnya.

Salah satu siswa laki-laki terlihat sangat antusias mempraktikkan apa yang telah diajarkan oleh gurunya, menunjukkan bahwa materi pelajaran tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga aplikatif. Guru tersebut menegaskan bahwa tugas domestik merupakan tanggung jawab bersama yang harus dikuasai oleh setiap individu.

Kegiatan ini dirancang untuk membekali anak-anak dengan basic life skill esensial, seperti menyetrika, menyapu, hingga mengepel, yang harus dipelajari oleh semua anak tanpa memandang jenis kelamin mereka. Para siswa lain terlihat memperhatikan dengan saksama pelajaran berharga mengenai kemandirian ini.

Unggahan viral tersebut segera mendapatkan apresiasi luas dari para pengguna internet, yang banyak menyampaikan rasa terima kasih atas langkah progresif yang diambil oleh pendidik tersebut. "Waaah alhamdulillah bgttt. Inget dulu kelas 3 SD ujian ini," takjub salah satu pengguna Instagram @energynaaa.

Beberapa netizen lain juga menyoroti pentingnya upaya memutus stigma gender yang dibawa oleh guru tersebut. "Makasih ibuuu udah ajarin kalo tugas rumah itu untuk semua gender💖," timpal akun @_lalarynn, menggarisbawahi dampak positif dari pelajaran tersebut.

Dilansir dari Wolipop, guru yang bernama Agustin ini membagikan detail bahwa ia adalah seorang guru ASN yang mengajar di kelas 5 SD di Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, setelah sebelumnya berkarir sebagai guru honorer sejak 2023. Ia berhasil menjadi ASN setelah mengikuti program PPG Prajabatan.

Ide kreatif ini muncul secara spontan saat kelas sedang mempelajari materi Bahasa Indonesia mengenai teks prosedur, di mana biasanya hanya diisi dengan cara memasak sederhana. Agustin ingin memberikan sesuatu yang jauh lebih bermanfaat untuk bekal jangka panjang murid-muridnya.