JAKARTAHYPE.COM - Sebuah peristiwa gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 4.0 dilaporkan telah mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran pada hari Minggu. Kejadian ini menarik perhatian publik karena getarannya mampu dirasakan oleh warga di beberapa wilayah lain.

Peristiwa seismik ini terjadi pada hari Minggu, tanggal yang tercatat sebagai waktu kejadian oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pusat gempa berada di lokasi yang secara signifikan mempengaruhi wilayah pesisir Jawa Barat tersebut.

Getaran yang ditimbulkan oleh gempa ini dilaporkan meluas, bahkan dampaknya terasa hingga ke wilayah Kabupaten Garut. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas getaran cukup kuat untuk menjangkau area yang berdekatan dengan episentrum.

Pusat gempa bumi tersebut diketahui berlokasi di darat, yang mana informasi spesifik mengenai kedalamannya juga telah dirilis oleh pihak berwenang. Lokasi darat seringkali memiliki potensi dampak yang berbeda dibandingkan dengan gempa laut.

Menurut data resmi BMKG, gempa tersebut tercatat memiliki Magnitudo 4.0 pada skala Richter. Kekuatan ini tergolong sedang, namun cukup untuk menimbulkan sensasi guncangan yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Informasi mengenai dampak kerusakan masih terus dihimpun oleh tim mitigasi bencana setempat. Sejauh ini, fokus utama adalah memantau situasi dan memastikan keselamatan warga yang merasakan getaran.

Salah satu informasi penting yang disampaikan oleh BMKG adalah mengenai kedalaman hiposenter gempa. "Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman yang cukup dangkal," ujar seorang petugas BMKG.

Dikutip dari BMKG, petugas juga memberikan keterangan mengenai jangkauan getaran yang dirasakan. "Getaran gempa M4.0 ini dilaporkan terasa di beberapa titik di Kabupaten Garut," kata petugas BMKG.

Meskipun getaran dirasakan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan infrastruktur berat yang diakibatkan oleh guncangan ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.