JAKARTA, JakartaHype.com — Grab Indonesia bersinergi dengan Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta menyelenggarakan GrabX Mini Festival di kawasan Kota Tua, Jakarta, pada 8 April 2026. Acara yang merupakan bagian dari rangkaian GrabX 2026 ini bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner lokal kepada lebih dari 150 konten kreator internasional dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Melalui inisiatif ini, Grab berupaya menghadirkan pengalaman imersif yang memadukan inovasi teknologi dengan kearifan lokal. Para peserta diajak mengeksplorasi Museum Sejarah Jakarta, mengikuti workshop mewarnai wayang di Museum Wayang, hingga menyaksikan pertunjukan seni Betawi seperti Keroncong Kemayoran, Tari Yapong, dan Ondel-ondel.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menyatakan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta sangat penting untuk membawa budaya Jakarta ke kancah global. Menurutnya, pendekatan teknologi membuat warisan budaya menjadi lebih relevan bagi generasi muda dunia.
"Rangkaian acara ini merupakan upaya penting untuk memperluas akses terhadap budaya Jakarta sekaligus mendukung pelestariannya melalui teknologi. Kegiatan ini juga berkontribusi positif terhadap Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) DKI Jakarta, terutama menjelang perayaan Jakarta 5 Abad," ujar Miftahulloh sebagaimana keterangan resmi yang diterima pada Kamis (16/4/2026).
Selain aspek budaya, GrabX Mini Festival juga memamerkan integrasi teknologi dalam mobilitas perkotaan melalui fitur GrabDiscover dan GrabMaps. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memberikan rekomendasi personal secara real-time untuk memudahkan wisatawan menemukan pengalaman lokal yang autentik.
Dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif juga ditunjukkan dengan kehadiran 12 Mitra Merchant GrabFood Bintang Lima dan GrabMart pilihan. Nama-nama legendaris seperti Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Toko Kopi Tuku, Soto Betawi Pak Kumis, Martabak Djuara, hingga Nasi Goreng Kebon Sirih 1958 turut berpartisipasi memperkenalkan cita rasa Nusantara kepada audiens global.
Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, menegaskan bahwa festival ini adalah wujud komitmen Grab sebagai "Your Everyday Guide". "Kami ingin menunjukkan bagaimana inovasi Grab membantu wisatawan menikmati kekayaan budaya sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal melalui platform digital," jelasnya.
Sebelumnya, Grab telah meluncurkan 13 inovasi berbasis AI dalam ajang tahunan GrabX pada 8 April 2026. Inovasi tersebut dirancang untuk mendukung kehidupan sehari-hari (Local Life), perjalanan yang praktis (Effortless Travel), serta pemberdayaan usaha di seluruh Asia Tenggara.
Melalui kolaborasi berkelanjutan, Grab berkomitmen untuk terus menghubungkan teknologi dengan pengalaman lokal guna memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat dan mitra di berbagai kota di Indonesia.