JAKARTAHYPE.COM - Pertarungan puncak NBA musim 2026 akan segera tersaji, mempertemukan New York Knicks dan San Antonio Spurs dalam Final yang dinantikan banyak penggemar. Kedua tim ini menempuh jalur yang sangat berbeda untuk mencapai babak penentuan gelar juara ini.
New York Knicks menunjukkan dominasi luar biasa sepanjang babak playoff sejauh ini, melaju dengan performa yang mengesankan. Mereka berhasil menyingkirkan Atlanta Hawks dalam enam pertandingan sebelum menyapu bersih Philadelphia 76ers dan Cleveland Cavaliers secara beruntun.
Saat ini, Knicks tengah menikmati rentetan 11 kemenangan beruntun, menjadikan rekor keseluruhan mereka di playoff 2026 menjadi 12 kemenangan berbanding 2 kekalahan. Kemenangan ini membawa mereka kembali ke Final setelah absen selama 17 tahun, dengan ambisi besar meraih gelar pertama sejak tahun 1973.
Di sisi lain, San Antonio Spurs harus melalui perjuangan yang jauh lebih berat untuk mencapai Final, terutama setelah menghadapi juara bertahan Oklahoma City Thunder. Seri Final Wilayah Barat berlangsung epik, bolak-balik keunggulan hingga tujuh pertandingan penuh yang menegangkan.
San Antonio akhirnya memastikan tiket ke Final setelah meraih kemenangan krusial 111-103 di Paycom Center pada Sabtu malam lalu. Kemenangan ini menjadi ujian berat bagi ketahanan fisik dan mental skuad Spurs.
Kedua tim ini memang tampil menonjol sepanjang musim reguler berkat energi dan bakat yang mereka tunjukkan di lapangan, sehingga Final kali ini diprediksi akan menyajikan tontonan yang sangat menghibur. Pertanyaannya adalah apakah Spurs mampu mengatasi kelelahan dan menampilkan performa terbaiknya, atau justru Knicks yang akan mengakhiri penantian panjang mereka.
Game 1 yang akan berlangsung di markas Spurs di Texas dijadwalkan pada hari Rabu, dan akan memberikan petunjuk awal mengenai dinamika seri ini saat musim NBA memasuki fase penutup. Dikutip dari sumber berita, semua peluang taruhan yang disebutkan berasal dari bandar taruhan Kanada dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Knicks tampak memiliki keuntungan awal karena mendapatkan waktu istirahat lebih dari seminggu, sementara Spurs baru saja melalui pertarungan tujuh gim yang menguras tenaga. Namun, tim Spurs dikenal memiliki daya juang tinggi dan talenta yang mumpuni, sehingga diprediksi mampu meraih kemenangan dan menutupi spread di kandang sendiri.
Statistik menunjukkan bahwa Knicks memiliki rekor kurang meyakinkan 21-27 Against The Spread (ATS) saat bermain tandang musim ini, berbeda dengan Spurs yang mencatatkan 28-20-1 di kandang sendiri. Selain itu, Spurs telah menutupi spread dalam 12 dari 18 pertandingan playoff mereka, termasuk 3-1 ATS melawan OKC.