JAKARTAHYPE.COM - Di bawah langit biru Pantai Parangkusumo, D.I Yogyakarta bersiap menjadi saksi keindahan yang tak biasa. Tahun 2026 mendatang, destinasi wisata populer ini akan kembali menggelar Jogja International Kite Festival (JIKF).
Acara akbar ini akan menjadi panggung bagi para seniman layang-layang dari 17 negara yang berbeda. Mereka akan unjuk gigi menampilkan keahlian dan kreativitas mereka dalam menciptakan dan menerbangkan aneka ragam layang-layang.
JIKF 2026 tidak sekadar festival biasa, melainkan sebuah perayaan seni yang berakar kuat pada budaya dan tradisi. Layang-layang, sebagai mainan klasik, diangkat menjadi medium ekspresi artistik yang mendunia.
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya bermain layang-layang yang kian tergerus oleh perkembangan zaman. Melalui festival ini, diharapkan warisan budaya ini dapat terus hidup dan dikenal generasi mendatang.
Peserta dari berbagai belahan dunia akan berkumpul, membawa serta keunikan layang-layang dari negara masing-masing. Hal ini menciptakan sebuah mozaik visual yang memukau di angkasa Yogyakarta.
"Peserta dari 17 negara memeriahkan Jogja International Kite Festival 2026 di Pantai Parangkusumo sebagai ajang melestarikan budaya dan tradisi layang-layang," demikian keterangan yang disampaikan.
Festival ini menjadi bukti nyata bagaimana seni sederhana dapat menyatukan manusia dari latar belakang budaya yang berbeda. Kehadiran peserta internasional memperkaya dimensi festival ini.
Momen ini sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata Yogyakarta di kancah global. Pantai Parangkusumo akan dipenuhi warna-warni keajaiban yang melayang di udara.
Para pengunjung akan disuguhi pemandangan spektakuler aneka bentuk dan ukuran layang-layang, dari yang tradisional hingga desain modern yang inovatif. Pengalaman ini pasti tak terlupakan.