JAKARTAHYPE.COM - Popularitas selebrasi ikonik yang dikenal sebagai Viking Row dilaporkan mengalami peningkatan signifikan seiring dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Fenomena ini tidak hanya terbatas pada lingkungan olahraga semata.
Gerakan khas yang kerap diasosiasikan dengan pendukung tim nasional Norwegia tersebut kini mulai terlihat diadopsi oleh beragam kelompok masyarakat. Selebrasi ini bahkan ditemukan dilakukan di berbagai konteks dan lokasi yang berbeda.
Kekompakan para pendukung timnas Norwegia, yang dijuluki The Vikings, selalu menjadi sorotan utama saat mereka memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka. Solidaritas ini menjadi ciri khas yang menonjol.
Aktivitas Viking Row secara rutin menjadi penanda sebuah pertandingan bagi seluruh suporter timnas Norwegia. Mereka memastikan bahwa momen dukungan tersebut dilakukan secara terkoordinasi.
Proses pelaksanaan selebrasi ini sangat terstruktur dan memerlukan koordinasi yang tinggi antar pendukung di tribun stadion. Hal ini dilakukan untuk menciptakan efek visual dan suara yang masif.
Pelaksanaan diawali dengan aba-aba atau komando yang diberikan oleh seorang pemimpin suporter yang dikenal sebagai capo di tribun penonton. Komando ini menjadi penentu waktu dimulainya gerakan.
Setelah aba-aba diberikan, tabuhan drum yang ritmis akan mengiringi dimulainya gerakan khas tersebut. Iringan ini berfungsi sebagai penanda tempo bagi seluruh suporter yang terlibat.
Gerakan khas tersebut kemudian diikuti secara serempak oleh seluruh pendukung bersamaan dengan teriakan khas yang dilontarkan secara padu. Kekuatan aksi ini terletak pada keserempakan total tersebut.
Dikutip dari sumber berita, pamor Viking Row meroket saat Piala Dunia 2026, dan selebrasi itu tak hanya menggema di tribun stadion, tetapi juga mulai diikuti oleh berbagai kalangan dan dilakukan di mana-mana.