JAKARTAHYPE.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memberikan sorotan serius terhadap kondisi sektor pariwisata di ibu kota. Fokus utama sorotan ini adalah perlunya peningkatan kuantitas dan kualitas kegiatan yang diselenggarakan pemerintah provinsi.

Permintaan spesifik disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh. Ia menekankan pentingnya Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) untuk mengambil langkah proaktif.

Langkah proaktif yang dimaksud adalah memperbanyak penyelenggaraan acara dan kegiatan, khususnya yang bertepatan dengan momentum hari besar nasional maupun keagamaan. Tujuannya adalah menciptakan dampak positif yang meluas.

Tindakan ini diharapkan dapat memberikan multiplayer effect signifikan bagi berbagai lini usaha yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan industri pariwisata di Jakarta. Hal ini merupakan strategi penting dalam pemulihan ekonomi daerah.

Nova Harivan Paloh menyampaikan pandangannya tersebut langsung di Jakarta pada hari Senin, 25 Mei 2026. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas evaluasi kinerja sektor pariwisata ibu kota.

"Kalau banyak event di Jakarta, tentu berimplikasi ke sektor yang lainnya. Restoran, hotel. Itu perlu ditingkatkan ide-idenya," kata Nova Harivan Paloh.

Ia menambahkan bahwa peningkatan gagasan dan inovasi dalam penyelenggaraan acara menjadi kunci utama yang harus segera dilakukan oleh instansi terkait. Ide-ide baru akan menarik lebih banyak pengunjung domestik maupun mancanegara.

Dampak dari beragam kegiatan yang digelar di Jakarta diperkirakan dapat menyentuh berbagai sektor perekonomian secara simultan. Ini sekaligus menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta secara keseluruhan.

Dilansir dari Antara, desakan dari lembaga legislatif ini diharapkan dapat segera direspons oleh Disparekraf dengan program kerja yang lebih ambisius dan terstruktur untuk masa mendatang.