JAKARTAHYPE.COM - Jakarta, CNBC Indonesia melaporkan bahwa pada awal tahun 2026 ini, posisi Samsung semakin menguat sebagai pemimpin pasar _smartphone_ Android global. Menariknya, kekuatan utama pabrikan asal Korea Selatan ini bukan lagi datang dari seri premium _flagship_.

Justru, dominasi penjualan ponsel Android saat ini ditopang kuat oleh lini produk kelas menengah dan _entry-level_ yang ditawarkan Samsung kepada konsumen di berbagai belahan dunia.

Hal ini terungkap dari hasil analisis firma riset terkemuka, Counterpoint, mengenai pergerakan pasar ponsel global pada kuartal pertama tahun 2026. Data menunjukkan pergeseran preferensi konsumen yang mencari nilai lebih dari perangkat mereka.

Secara spesifik, model Galaxy A07 4G berhasil menempati posisi teratas di antara semua ponsel Android yang masuk dalam daftar terlaris dunia. Posisi ini menempatkannya pada urutan keempat secara keseluruhan dalam daftar 10 besar global.

Di pasar domestik Indonesia sendiri, ponsel Android dengan spesifikasi _entry-level_ ini dapat diperoleh dengan harga mulai dari sekitar Rp1,4 juta, menjadikannya pilihan yang sangat menarik bagi segmen masyarakat yang sensitif terhadap harga.

Selain Galaxy A07 4G, terdapat empat model ponsel Android Samsung lainnya yang juga berhasil menembus jajaran 10 besar paling laris di seluruh dunia pada periode tersebut. Model-model tersebut adalah Galaxy A17 5G di peringkat kelima, Galaxy A56 di peringkat ketujuh, Galaxy A36 di peringkat kedelapan, dan Galaxy A17 4G yang menempati urutan kesembilan.

Merek lain yang turut meramaikan daftar 10 besar ponsel terlaris global tersebut adalah Xiaomi, melalui model Redmi A5 yang berhasil mengamankan posisi di urutan kesepuluh. Ini menunjukkan persaingan ketat di segmen harga terjangkau.

Mengomentari kesuksesan Galaxy A07 4G, Counterpoint menjelaskan bahwa kontribusi terbesar penjualan perangkat ini datang dari kawasan-kawasan berkembang. Wilayah tersebut mencakup Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin sebagai pasar utama.

Faktor lain yang membuat ponsel ini diminati adalah komitmen jangka panjang dari Samsung terkait dukungan perangkat lunak dan keamanan. "Ponsel juga memiliki pembaruan perangkat lunak dan keamanan selama 6 tahun, menarik pembeli yang mementingkan penggunaan jangka panjang," sebut firma riset tersebut.