JAKARTAHYPE.COM - Amna Al Qubaisi, pembalap asal Uni Emirat Arab, telah menorehkan sejarah sebagai wanita pertama yang berhasil menembus kategori profesional ajang bergengsi Porsche Carrera Cup Asia (PCCA) tahun 2026. Ia mengendarai mobil balap Porsche 911 GT3 Cup (992.2) dalam kompetisi tersebut.

Di balik kecepatan dan ketangguhan di lintasan balap yang didominasi pria, Amna menerapkan rutinitas kesehatan dan kecantikan yang sangat disiplin. Keseimbangan antara kekuatan fisik dan ketenangan mental menjadi prioritas utama dalam kariernya sebagai atlet motorsport.

Menurut pengakuannya, Amna memandang kecantikan dan kesehatan sebagai investasi jangka panjang yang sangat fundamental bagi seorang atlet. Ia meyakini bahwa asupan nutrisi yang tepat merupakan fondasi untuk menghadapi intensitas balapan yang menguras energi secara fisik.

Amna menekankan pentingnya pola makan sehat dalam menjaga kebugarannya selama musim kompetisi yang padat. "Agar tetap sehat, aku selalu berusaha untuk makan makanan sehat. Aku tidak pernah membatasi diriku seperti dari jumlah tertentu, tetapi selalu mengonsumsi makanan organik yang sehat dan minum banyak air putih," ungkap Amna.

Ia melanjutkan bahwa hidrasi yang cukup serta menjaga gaya hidup aktif secara fisik adalah komponen tak terpisahkan dari rutinitas hariannya. "Sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan juga dari waktu ke waktu kamu harus tetap menjaga gaya hidup aktif secara fisik," tambah wanita yang juga merupakan Global Face of Wardah ini.

Untuk menjaga daya tahan tubuhnya menghadapi tuntutan balapan, Amna rutin melakukan sesi latihan fisik yang intensif. "Saya berlatih dua jam sehari untuk menjaga kebugaran dan kesehatan demi persiapan balapan dan bagian ketahanan fisik dalam perlombaan," jelasnya.

Ketangguhan fisik ini juga ditopang oleh manajemen waktu istirahat yang ketat, di mana pemulihan dianggap sebagai bagian esensial dari proses meraih kemenangan. Amna memastikan kebutuhan tidurnya terpenuhi meskipun memiliki jadwal yang sangat padat.

"Dengan gaya hidup yang sibuk, jika saya tidur kurang dari delapan jam, saya akan menyisihkan sedikit waktu di sepanjang hari untuk tidur siang dan mencoba mengganti delapan jam tidur tersebut," jelas Amna mengenai strategi pemulihan tidurnya.

Setelah melalui akhir pekan kompetisi yang penuh adrenalin dan aktivitas fisik intens, Amna memiliki ritual khusus untuk mengembalikan kesegaran kulit serta menenangkan pikirannya. Ritual perawatan diri ini menjadi momen penting untuk relaksasi.