JAKARTAHYPE.COM - Dunia perfilman kembali digemparkan dengan kehadiran sosok aktris yang bukan berasal dari kalangan manusia. Tilly Norwood, sebuah karakter yang diciptakan sepenuhnya oleh kecerdasan buatan (AI), kini siap mencuri perhatian dengan debutnya sebagai pemeran utama dalam sebuah film layar lebar.
Film yang diberi judul "Misaligned" ini diproduksi oleh Particle6, sebuah perusahaan asal Inggris yang juga merupakan pencipta dari karakter Tilly Norwood. Genre drama komedi dipilih untuk mengisahkan perjalanan sebuah AI yang mulai mengembangkan keinginan dan perasaan layaknya manusia.
Namun, kabar debut Tilly Norwood ini tidak disambut dengan tangan terbuka oleh semua pihak. Sebaliknya, kemunculannya justru menuai kritik pedas, terutama karena dinilai dapat mengancam eksistensi dan masa depan para aktor manusia di industri hiburan.
Kritikus film ternama, Richard Crouse, menjadi salah satu suara paling vokal yang menentang proyek ambisius ini. Ia berpendapat bahwa peran penting dalam sebuah film seharusnya dipercayakan kepada aktor manusia.
"Saya benar-benar tidak suka ide ini. Peran itu seharusnya bisa dimainkan oleh aktor manusia, bukan karakter yang bahkan bukan manusia," ujar Richard Crouse, menyuarakan kekhawatirannya terhadap pergeseran paradigma dalam dunia akting.
Kontroversi seputar Tilly Norwood sebenarnya sudah mulai mencuat sejak September tahun lalu. Kala itu, Eline Van der Velden, pendiri Particle6, mengungkapkan bahwa beberapa agensi bakat menunjukkan minat untuk mewakili karakter AI tersebut.
Pernyataan tersebut sontak memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak, termasuk serikat aktor SAG-AFTRA dan sejumlah bintang Hollywood ternama seperti Emily Blunt dan Whoopi Goldberg. Mereka menyuarakan keprihatinan mendalam mengenai implikasi dari fenomena ini.
Tilly Norwood sendiri bukanlah hasil dari penciptaan yang instan. Ia merupakan buah dari riset dan pengembangan yang dilakukan oleh tim Particle6 sejak tahun 2025. Sebanyak kurang lebih 2.000 versi karakter AI dikembangkan sebelum akhirnya sosok Tilly Norwood dianggap paling sesuai.
Menurut penjelasan dari perusahaan tersebut, proses produksi "Misaligned" akan mengintegrasikan para sineas konvensional, mulai dari sutradara, penulis skenario, hingga editor, dengan para spesialis di bidang AI.