JAKARTAHYPE.COM - PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) telah mengumumkan rencana ambisius untuk menghimpun dana sebesar Rp27,1 triliun melalui aksi korporasi penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue.

Aksi korporasi ini dilakukan dengan tujuan utama untuk membiayai akuisisi tambang yang dinilai strategis. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fundamental bisnis perusahaan di masa mendatang.

Keputusan untuk melakukan rights issue ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada hari Selasa, 18 Juni 2024. Pemegang saham memberikan persetujuan mereka terhadap rencana penggalangan dana ini.

Dana yang berhasil dihimpun dari aksi korporasi ini akan secara spesifik dialokasikan untuk mendukung rencana akuisisi tambang. Detail mengenai tambang yang akan diakuisisi belum diungkapkan secara rinci, namun dipastikan memiliki nilai strategis.

"Dana hasil penawaran umum terbatas ini seluruhnya akan digunakan untuk membiayai rencana akuisisi tambang," demikian bunyi keterangan resmi perusahaan yang dikutip dari Bisnis Indonesia. Pernyataan ini menegaskan fokus utama penggunaan dana rights issue.

Lebih lanjut, perusahaan menyatakan bahwa penetapan harga pelaksanaan rights issue akan dilakukan berdasarkan usulan dari Direksi dan akan disetujui oleh Dewan Komisaris. Proses ini merupakan bagian dari prosedur standar dalam pelaksanaan rights issue.

PT FORU memastikan bahwa seluruh dana yang terkumpul dari rights issue ini akan dialokasikan secara penuh untuk tujuan akuisisi tambang. Tidak ada alokasi lain yang disebutkan dalam rencana tersebut.

Dengan dilakukannya akuisisi tambang ini, PT FORU berambisi untuk meningkatkan kapasitas produksinya dan memperluas jangkauan operasionalnya di sektor pertambangan. Ini merupakan langkah strategis jangka panjang perusahaan.

Dikutip dari Bisnis Indonesia, aksi korporasi ini menjadi penanda keseriusan PT FORU dalam mengembangkan bisnisnya. Penggalangan dana berskala besar ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan dan ekspansi.