JAKARTAHYPE.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengambil langkah strategis untuk memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan obat yang aman dan berkualitas tinggi. Upaya ini diwujudkan melalui jalinan kerja sama dengan United States Pharmacopeia (USP), sebuah badan pembuat standar farmakope terkemuka dari Amerika Serikat yang diakui secara global.
Melalui kemitraan yang baru terjalin ini, BPOM berkomitmen untuk mengadopsi standar kualitas yang ditetapkan oleh USP. Standar ini akan diterapkan secara menyeluruh pada seluruh produk farmasi yang beredar di Indonesia, mencakup ragam produk mulai dari bahan kimia sintetik hingga terapi biologi yang canggih.
Adopsi standar USP mencakup produk-produk farmasi inovatif seperti stem cell, biosimilar, hingga terapi genetik dan vaksin mRNA. Hal ini menunjukkan komitmen BPOM untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi terkini demi kesehatan masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada penetapan standar produk, kolaborasi ini juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan BPOM. Evaluasi bersama atau joint assessment akan menjadi salah satu instrumen utama dalam upaya ini.
Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk penguatan metode uji laboratorium yang ada di dalam negeri. Peningkatan kapabilitas laboratorium diharapkan dapat memastikan akurasi dan keandalan pengujian obat secara konsisten.
"Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan integrasi standar internasional ini krusial, untuk memastikan setiap produk yang diregistrasi memiliki reputasi mutu yang kuat dan aman dikonsumsi," demikian pernyataan yang disampaikan.
"Integrasi standar internasional ini krusial, untuk memastikan setiap produk yang diregistrasi memiliki reputasi mutu yang kuat dan aman dikonsumsi," ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar.
Dengan mengadopsi standar USP, BPOM berharap dapat menciptakan ekosistem farmasi nasional yang lebih kuat. Hal ini pada gilirannya diharapkan dapat berkontribusi pada ketersediaan obat yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan kualitas dan keamanannya.
Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi BPOM dalam menjalankan tugasnya melindungi kesehatan masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan yang efektif dan berstandar global.