JAKARTAHYPE.COM - Changan Group baru-baru ini menjadi sorotan utama dalam ajang Beijing Auto Show (Auto China) 2026 yang diselenggarakan di Beijing, China. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan memperkenalkan dua inisiatif penting: teknologi mesin BlueCore Hybrid generasi terbaru dan rencana strategis global yang dikenal sebagai Vast Ocean Plan 2.0.
Langkah ini menandai evolusi signifikan bagi Changan, yang kini tidak lagi hanya berfokus pada ekspor semata. Transformasi ini menunjukkan keseriusan perusahaan untuk menjadi pemain global terintegrasi, mencakup seluruh rantai nilai mulai dari produksi, penjualan, hingga layanan purna jual.
Vast Ocean Plan 2.0 merupakan kelanjutan dari kerangka strategi sebelumnya, yaitu "1+4+4+5", dan membawa visi ekspansi yang jauh lebih ambisius. Target utama dari rencana ini adalah meningkatkan pertumbuhan perusahaan hingga lima kali lipat sebelum tahun 2030, termasuk peningkatan signifikan pada volume penjualan kendaraan di pasar internasional.
Mengenai visi besar ini, Zhao Fei, General Manager Changan Group, menyampaikan komitmen perusahaan. "Kami meluncurkan Vast Ocean Plan 2.0 dengan tekad yang lebih kuat dan pola pikir yang lebih terbuka. Kami akan tetap mengikuti prinsip utama, yaitu pengembangan jangka panjang, lokalisasi, sistematisasi, dan praktik ESG seraya bertransformasi dari model berbasis ekspor menjadi operasi global terintegrasi,” kata Zhao Fei.
Puncak inovasi teknologi yang dipamerkan adalah peluncuran sistem Changan BlueCore Hybrid, yang diterapkan pada model andalan seperti EADO generasi keempat dan CS75 PLUS. Teknologi ini dikembangkan berdasarkan arsitektur iDE-H intelligent hybrid yang dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi, performa, dan kenyamanan berkendara secara simultan.
Sistem BlueCore Hybrid generasi terbaru ini didukung oleh tiga komponen kunci yang bekerja di bawah kontrol pintar. Komponen tersebut meliputi mesin hybrid injeksi langsung 500 bar, sistem kelistrikan yang sangat efisien, serta sistem kontrol cerdas berbasis cloud dengan kecerdasan buatan (AI).
Keunggulan teknologi ini terbukti dari hasil pengujian yang mengesankan, terutama dalam hal efisiensi bahan bakar. Model EADO generasi keempat dilaporkan mencatatkan konsumsi BBM harian rata-rata hanya 3,87 L/100 km, bahkan mencapai titik terendah 1,6 L/100 km pada uji tertentu.
Efisiensi luar biasa ini memungkinkan kendaraan tersebut memiliki jarak tempuh yang sangat jauh, yakni mencapai sekitar 1.500 km hanya dengan sekali pengisian penuh. Fitur ini menjadi solusi praktis bagi konsumen yang sering melakukan perjalanan jarak jauh, menjadikannya sebuah game changer di segmennya.
Selain fokus pada efisiensi, Changan juga menekankan aspek keandalan, dibuktikan dengan dukungan hampir 1.500 paten inti untuk BlueCore Hybrid gen 4. Untuk memastikan ketangguhan, teknologi ini telah melalui rangkaian pengujian ketat, termasuk 20.000 jam bench testing dan uji jalan sejauh 2 juta kilometer.