JAKARTAHYPE.COM - Bupati Klungkung, I Made Satria, secara tegas menyampaikan bahwa rencana pembangunan lift kaca di kawasan wisata ikonik Pantai Kelingking, Nusa Penida, hingga saat ini belum menunjukkan kelanjutan pembangunan. Penegasan ini dikeluarkan menyusul kembali viralnya berbagai spekulasi di ranah media sosial mengenai proyek tersebut.

Politisi yang juga merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang tersebar luas melalui platform digital. Ia menekankan bahwa kabar mengenai dimulainya kembali proyek tersebut adalah informasi yang tidak akurat.

Saat isu mengenai kelanjutan pembangunan lift kaca tersebut mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet, Bupati Satria mengambil langkah proaktif untuk memastikan kebenaran informasi. Tindakan cepat ini diambil untuk meredam potensi kesalahpahaman publik di lapangan.

Bupati Satria segera melakukan komunikasi langsung dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk mengonfirmasi status terkini dari proyek pembangunan infrastruktur di destinasi wisata unggulan tersebut. Koordinasi ini dilakukan untuk mendapatkan klarifikasi resmi.

"Jadi informasi tentang keberlanjutan lift kaca di Pantai Kelingking itu hoaks," kata Satria mengenai kabar yang beredar.

Ia melanjutkan bahwa konfirmasi dari pimpinan daerah tingkat provinsi memperkuat posisinya untuk meluruskan narasi yang berkembang di masyarakat luas. Hal ini menunjukkan adanya upaya serius dari pemerintah daerah dalam mengelola informasi publik.

"Saya saat itu langsung menghubungi gubernur, dan dikatakan itu tidak benar," jelas Satria lebih lanjut mengenai respons yang ia terima.

Lebih lanjut, Bupati Satria memaparkan bahwa status proyek lift kaca tersebut saat ini masih terhenti dan terikat pada proses hukum yang sedang berjalan di ranah peradilan. Proses yudisial ini menjadi salah satu faktor utama mengapa proyek tersebut belum dapat dilanjutkan.

"Proses hukum saat ini masih berlanjut di pengadilan," imbuhnya saat memberikan keterangan kepada awak media.