JAKARTAHYPE.COM - Kepala NASA, Jared Isaacman, menunjukkan dukungannya secara terbuka untuk mengembalikan status Pluto sebagai planet kesembilan di Tata Surya kita. Dukungan ini muncul dalam konteks diskusi mengenai anggaran pemerintah federal di hadapan Senat Amerika Serikat.
Hal ini bermula ketika Senator Jerry Moran dari Kansas mengajukan pertanyaan spesifik kepada Isaacman mengenai status Pluto. Senator Moran memiliki ikatan emosional dengan Pluto karena Kansas adalah negara bagian asal Clyde Tombaugh, astronom yang pertama kali menemukan objek langit tersebut.
Pluto memiliki keistimewaan karena merupakan satu-satunya planet yang penemuannya didedikasikan oleh seorang warga negara Amerika Serikat. Penemuan ikonik ini terjadi pada tahun 1930-an, berdasarkan pengamatan di Lowell Observatory di Arizona.
Isaacman menegaskan posisinya yang pro-Pluto dalam sesi dengar pendapat tersebut. "Senator, saya benar-benar ada di kubu 'jadikan Pluto planet lagi'," kata Isaacman.
Status Pluto sebagai planet resmi terlepas pada tahun 2006 setelah International Astronomical Union (IAU) mengambil keputusan kontroversial. IAU memutuskan untuk mengubah klasifikasi Pluto menjadi "planet kerdil," sebuah perubahan yang sempat menggemparkan komunitas ilmiah global.
Keputusan dramatis tersebut didasarkan pada penetapan tiga kriteria baru yang harus dipenuhi oleh sebuah benda langit untuk disebut planet. Kriteria tersebut meliputi mengorbit Matahari, memiliki massa yang cukup besar untuk berbentuk bola, dan memiliki orbit yang dominan.
Pluto gagal memenuhi kriteria ketiga karena orbitnya masih berbagi ruang dengan Sabuk Kuiper dan planet kerdil lainnya. Meskipun demikian, para pendukung Pluto berargumen bahwa orbit Bumi dan Jupiter juga dihuni oleh banyak asteroid.
Isaacman menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah membawa isu ini ke ranah diskusi ilmiah yang lebih luas. "Kita saat ini sedang menyusun karya ilmiah, posisi kita ini akan diajukan ke komunitas sains yang lebih luas agar hal ini didiskusikan kembali dan memastikan agar Clyde Tombaugh mendapatkan penghargaan sesuai haknya," kata Isaacman.
Perlu dicatat bahwa otoritas tertinggi dalam penetapan definisi objek langit berada di tangan IAU, yang terdiri dari astronom dari seluruh dunia. Oleh karena itu, NASA harus melakukan upaya persuasif yang signifikan untuk meyakinkan IAU jika ingin Pluto mendapatkan kembali status planetnya.