Jakarta, JakartaHype.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktorat Meteorologi Publik resmi merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Jabodetabek periode 23 dan 24 Maret 2026. Dalam pembaruan tersebut, BMKG menetapkan status Waspada bagi wilayah DKI Jakarta di awal pekan.

Senin, 23 Maret: Potensi Hujan di Seluruh Jakarta

Berdasarkan analisis data meteorologi, wilayah DKI Jakarta menjadi satu-satunya area di Jabodetabek yang masuk dalam kategori waspada pada Senin (23/3). Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi akan merata di lima wilayah kota, yakni Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa untuk periode ini tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori Siaga maupun Awas. Hal ini menandakan bahwa indikasi hujan ekstrem yang dapat memicu dampak besar belum terdeteksi. Selain itu, otoritas cuaca nasional tersebut juga tidak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang di seluruh wilayah Indonesia.

Selasa, 24 Maret: Stabilitas Cuaca Meningkat

Memasuki hari Selasa (24/3), kondisi atmosfer di wilayah Jabodetabek terpantau jauh lebih stabil. BMKG menyatakan tidak ada lagi wilayah yang masuk dalam kategori peringatan (Waspada, Siaga, maupun Awas).

"Secara umum, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem tidak terdeteksi pada periode tersebut," tulis BMKG dalam keterangan resminya. Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi penurunan risiko dampak hidrometeorologi seperti genangan, banjir, maupun tanah longsor yang tergolong rendah pada periode ini.

Tetap Waspada Skala Lokal

Walaupun tidak ada peringatan signifikan, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih memiliki kemungkinan untuk terjadi secara lokal dan bersifat sementara di beberapa titik.