Jakarta, JakartaHype.com - Pilihan warna pakaian ternyata bukan sekadar soal selera atau mengikuti tren. Menurut pakar psikologi warna Michelle Lewis, pendiri The Color Institute dan ColorAnalysis.com, warna yang dikenakan seseorang juga dapat membantu membentuk kesan, meningkatkan kepercayaan diri, hingga memengaruhi cara orang lain memandang dirinya.
Lewis menjelaskan bahwa orang-orang dengan kemampuan berpikir strategis, seperti CEO, pemimpin perusahaan, hingga eksekutif, umumnya tidak memilih warna pakaian secara acak. Mereka cenderung mengenakan pakaian bernuansa netral yang dipadukan dengan satu warna aksen yang kuat untuk memperkuat citra diri dan menyampaikan pesan tertentu.
Ia mengatakan bahwa warna mampu memberikan petunjuk mengenai karakter seseorang, seperti apakah mereka lebih reflektif, berorientasi pada tindakan, atau terbiasa mengambil keputusan dengan pertimbangan matang. Selain itu, warna di sekitar kita, termasuk yang dikenakan, juga diyakini dapat memengaruhi fokus, kreativitas, dan proses berpikir.
Berikut lima warna yang menurut Michelle Lewis paling sering dipilih oleh orang-orang cerdas.
1. Merah
Merah identik dengan keberanian, energi, dan rasa percaya diri. Warna ini biasanya dipilih ketika seseorang ingin tampil tegas atau menghadapi situasi yang penuh tantangan. Merah juga dinilai mampu membantu meningkatkan fokus sekaligus menunjukkan keyakinan saat mengambil keputusan.
2. Biru
Biru menjadi salah satu warna favorit para pemimpin dan profesional. Warna ini memberikan kesan dapat dipercaya, analitis, serta mampu mempertimbangkan segala sesuatu secara matang. Tak heran jika biru sering digunakan untuk membangun kredibilitas dalam waktu singkat.
3. Hijau
Hijau, terutama hijau tua, memancarkan kesan tenang, stabil, dan dapat diandalkan. Menurut Lewis, warna ini mampu menarik perhatian secara alami tanpa terlihat berlebihan. Karena itu, hijau sering dipilih oleh mereka yang ingin menunjukkan kepemimpinan yang bijaksana dan penuh strategi.
4. Ungu
Ungu kerap dikaitkan dengan kreativitas dan keterbukaan terhadap ide baru. Warna ini cocok dikenakan saat berdiskusi, bernegosiasi, atau mencari solusi inovatif karena mampu menciptakan suasana yang mendukung pertukaran gagasan dan membangun kepercayaan.
5. Oranye
Meski tidak sepopuler warna lainnya, oranye memiliki kesan hangat, energik, dan mendorong kolaborasi. Lewis menyebut warna ini sering dipilih oleh pemimpin yang ingin menciptakan lingkungan kerja yang nyaman sehingga setiap orang merasa percaya diri untuk menyampaikan ide dan pendapatnya.
Perlu diingat, pilihan warna pakaian bukanlah penentu tingkat kecerdasan seseorang. Psikologi warna lebih berkaitan dengan bagaimana warna memengaruhi suasana hati, kepercayaan diri, serta persepsi orang lain. Dengan memilih warna yang tepat sesuai situasi, seseorang dapat membangun kesan yang lebih positif dan mendukung komunikasi yang efektif.
Benarkah Warna Pakaian Bisa Mencerminkan Kecerdasan? Ini Penjelasan Pakar Psikologi Warna
Alan Wijaya
14-07-2026 • 16 : 56 WIB
•
24639 Views
Benarkah Warna Pakaian Bisa Mencerminkan Kecerdasan? Ini Penjelasan Pakar Psikologi Warna (Foto: Ilustrasi seseorang dengan memakai pakaian warna merah/Pixabay)
×