JAKARTAHYPE.COM - Carlo Ancelotti, pelatih tim nasional Brasil, telah mengumumkan bahwa ia sudah menetapkan susunan pemain inti yang akan diturunkan pada pertandingan perdana Piala Dunia melawan Maroko. Keputusan ini diambil setelah kemenangan tipis 2-1 atas Mesir dalam laga persahabatan yang berlangsung di Cleveland pada Sabtu (6/6/2026).

Kepastian mengenai starting eleven ini disampaikan Ancelotti menyusul hasil pertandingan persahabatan tersebut, yang dijadwalkan menjadi laga pemanasan terakhir sebelum turnamen besar. Pertandingan resmi pertama Brasil di Piala Dunia akan digelar pada Sabtu (13/6/2026) di East Rutherford.

Ketika ditanya mengenai apakah kemenangan tersebut menambah keraguan atau kepastian, Ancelotti menegaskan bahwa hasilnya justru memperkuat keyakinannya terhadap komposisi tim. "Saya sudah memiliki susunan awal untuk bermain melawan Maroko," ujar pelatih asal Italia tersebut, sebagaimana dikutip dari sumber berita.

Lebih lanjut, ia menambahkan, "Saya keluar dengan lebih banyak kepastian. Itu adalah pertandingan yang sangat bagus," imbuhnya, menegaskan bahwa hasil positif tersebut telah memvalidasi rencananya selama ini.

Namun, terdapat satu catatan minor terkait kondisi fisik pemain, yaitu cedera yang dialami Wesley pada bagian selangkangan kiri saat pertandingan melawan Mesir. Wesley harus ditarik keluar lapangan pada babak pertama karena merasakan sakit.

Menanggapi cedera tersebut, Ancelotti menunjukkan optimisme dan kesiapan timnya dalam menghadapi kemungkinan absennya sang pemain. "Sayang sekali terjadi cedera, tetapi kami memiliki pemain yang bisa menggantikannya," katanya, seraya menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan medis lanjutan akan diketahui pada hari Minggu.

Mengenai lini pertahanan, Ancelotti memastikan bahwa duet bek tengah Marquinhos dan Gabriel Magalhães akan tetap menjadi andalan pada laga pembuka. Hal ini disampaikan meskipun keduanya sempat melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol balasan Mesir.

"Kedua pemain tersebut telah bermain hingga final Liga Champions dan mereka akan lebih terintegrasi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," jelas Ancelotti, membela kedua beknya dari kritik pasca-kekalahan, sebagaimana dikutip dari sumber berita.

Terkait potensi penyerang muda Endrick, Ancelotti memberikan pujian tinggi atas atribut spesifik yang dimilikinya tanpa langsung mengonfirmasi statusnya sebagai starter. Ia membandingkan Endrick dengan pemain lain seperti Matheus dalam konteks peran mereka di lapangan.