JAKARTAHYPE.COM - Bintang ternama Jepang yang dikenal melalui perannya sebagai Chishiya dalam serial 'Alice in Borderland', Nijiro Murakami, kini menghadapi sorotan publik terkait dugaan kasus kekerasan. Aktor berusia 29 tahun tersebut dikabarkan telah melakukan penganiayaan serius terhadap seorang wanita yang merupakan mantan kekasihnya.

Kasus yang menyeret Nijiro Murakami ini bermula dari konsultasi yang dilakukan oleh korban ke Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo. Dugaan kekerasan tersebut dilaporkan telah terjadi sejak awal tahun 2024, melibatkan insiden di kediaman mereka di Shibuya, Tokyo.

Perkembangan terkini menunjukkan bahwa berkas perkara tuduhan kekerasan ini telah resmi dilimpahkan oleh pihak kepolisian kepada jaksa penuntut umum. Menyusul pelimpahan tersebut, Nijiro Murakami akhirnya memutuskan untuk buka suara melalui media sosial.

Melalui unggahan terbarunya di platform X, Nijiro Murakami menyampaikan permintaan maafnya dalam dua bahasa, yakni Jepang dan Inggris. Permintaan maaf ini ditujukan kepada semua pihak yang merasa dirugikan oleh permasalahan yang menimpanya.

Aktor tersebut menyatakan penyesalannya yang mendalam atas kegaduhan yang timbul akibat kasus ini. "Saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya yang tulus atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang telah saya timbulkan kepada semua pihak yang terlibat dan kepada semua penggemar dan pendukung saya," tulisnya.

Nijiro juga berjanji akan memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai situasi yang terjadi dengan menggunakan kata-katanya sendiri dalam waktu dekat. "Demi mereka yang selalu mendukung saya, saya akan menjelaskan situasi seputar masalah ini dengan kata-kata saya sendiri dalam waktu dekat," lanjutnya.

Unggahan permohonan maaf tersebut menuai beragam reaksi dari warganet, di mana banyak penggemar yang mengungkapkan kekecewaan. Beberapa komentar bahkan menyarankan agar fokus permintaan maafnya lebih ditujukan kepada korban daripada kepada para penggemar.

Dilansir dari Nikkan Sports, detail kekerasan yang menimpa korban cukup serius, meliputi dugaan penarikan rambut, benturan kepala ke jendela, serta pemukulan di wajah. Akibat luka serius yang dialami, korban disebut membutuhkan waktu pemulihan lebih dari satu bulan.

Sebelumnya, Nijiro Murakami disebut telah mengakui perbuatannya kepada mantan kekasihnya setelah kasus tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian. "Tidak diragukan lagi bahwa saya telah melukainya," ujarnya, meskipun detail lengkap mengenai tuduhan tersebut belum diuraikan lebih lanjut.