JAKARTAHYPE.COM - Penantian panjang para penggemar serial satir pahlawan super The Boys akhirnya menemui babak akhir pada episode pamungkas musim kelima yang diberi tajuk Blood and Bone. Karakter sentral sekaligus antagonis utama, Homelander, yang diperankan oleh aktor Antony Starr, dinyatakan meninggal dunia setelah lima musim penuh teror.

Peristiwa kematian tragis ini terjadi pada Rabu, 21 Mei 2026, pukul 15:25 WIB, dan dianggap oleh banyak penonton sebagai resolusi yang sepadan dengan penantian sejak serial ini mulai tayang pada tahun 2019. Selama berlangsungnya Season 5, sisi kerentanan Homelander mulai dieksplorasi secara mendalam, berujung pada hilangnya aura ancaman yang selama ini melekat padanya.

Pertarungan klimaks tersebut tersaji di lokasi simbolis, Ruang Oval, di mana Homelander berhadapan langsung dengan musuh bebuyutannya, Billy Butcher, yang diperankan oleh Karl Urban. Kunci dari kekalahan sang pemimpin Vought ini terletak pada strategi matang yang telah disusun oleh seluruh anggota tim The Boys.

Kekuatan super Homelander akhirnya berhasil dinetralisir setelah Kimiko melepaskan kilatan energi dalam skala masif, yang merupakan bagian dari aksi gabungan tim inti. Serangan telak inilah yang seketika melucuti seluruh kemampuan supranatural yang selama ini dimiliki oleh Homelander.

Setelah kehilangan kekuatan, esensi sejati dari karakter Homelander terpancar, menampakkan dirinya sebagai sosok yang rapuh, lemah, dan dipenuhi rasa takut. Ironisnya, kondisi ini sangat kontras dengan perilakunya di masa lalu, di mana ia sempat mengejek karakter The Deep sebagai seorang pengecut.

Topeng superioritas yang selama ini ia kenakan runtuh total ketika Homelander terlihat menangis dan memohon ampun di hadapan kamera televisi. Momen yang sangat memalukan ini disiarkan secara langsung dan disaksikan oleh seluruh belahan dunia, memperlihatkan kejatuhan seorang "dewa."

Homelander bahkan sempat menawarkan berbagai hal memalukan demi mempertahankan hidupnya, namun Billy Butcher tetap teguh pada pendiriannya dan tidak menunjukkan sedikit pun keraguan.

Butcher kemudian mengucapkan kalimat yang menandai akhir dari tirani tersebut, "Ini untuk Becca-ku," kata Billy Butcher. Setelah itu, Butcher menghantamkan linggis tepat ke dahi Homelander, membelah tengkoraknya hingga sang pemimpin tiran itu tewas seketika di tempat.

Keputusan showrunner Eric Kripke untuk memberikan hak eksekusi kematian ini kepada Billy Butcher merupakan perubahan besar dari alur cerita komik asli karya Garth Ennis. Dalam versi cetak, dikisahkan bahwa Homelander sebenarnya menemui ajalnya di tangan sosok Black Noir.