JAKARTAHYPE.COM - Kiper muda Jepang, Zion Suzuki, kini menjadi sorotan dunia berkat penampilannya yang memukau di usianya yang baru menginjak 23 tahun. Menariknya, kisah awal sang penjaga gawang ini justru dimulai dari Newark, New Jersey, Amerika Serikat.
Pencapaian global Suzuki ini dibayangi oleh latar belakang warisannya yang unik, di mana ia memiliki darah dari tiga negara berbeda. Ayahnya berasal dari Ghana, sementara ibunya adalah warga negara Jepang.
Kombinasi warisan ini memberikan Suzuki opsi untuk dapat mewakili tiga tim nasional sekaligus: Amerika Serikat, Ghana, dan tentu saja, Jepang. Meskipun demikian, ia akhirnya memutuskan untuk mengikat diri dengan tim nasional Jepang.
Keputusan ini diambil meskipun terdapat minat serius dari federasi sepak bola Amerika Serikat (U.S. Soccer) untuk merekrut penjaga gawang berbakat tersebut ke dalam skuad mereka. Langkah awal karier profesionalnya dimulai di J-League bersama klub Urawa Red Diamonds.
Suzuki menunjukkan perkembangan pesat di akademi muda klub tersebut sebelum akhirnya dipercaya menjadi kiper utama tim senior. Fisiknya yang dominan dan pertumbuhan kemampuannya menarik perhatian pemandu bakat dari Eropa.
Setelah bertahun-tahun berkarier di Urawa Red Diamonds, Suzuki menyampaikan rasa terima kasihnya sebelum memutuskan untuk pindah mencari pengalaman baru di luar Jepang. Ia menyatakan, “Saya telah memutuskan untuk melakukan transfer permanen ke Sint-Truiden VV. Saya akan terus bekerja keras agar pengalaman yang saya peroleh di Urawa dapat saya gunakan di panggung dunia dan agar saya bisa menjadi panutan bagi para pemain Akademi Urawa Reds. Sekali lagi, terima kasih atas 11 tahun yang telah berlalu,” ungkap Zion Suzuki.
Pada tahun 2023, Suzuki sempat dipinjamkan ke klub Belgia, Sint-Truiden VV, demi mendapatkan menit bermain reguler di tim utama. Di sana, ia berbagi posisi dengan kiper Jepang lainnya, Daniel Schmidt, yang saat itu menjadi pilihan utama.
Perkembangan performa Suzuki di Belgia terbilang signifikan, yang kemudian mendorong klub tersebut untuk menjadikannya pemain permanen pada Juli 2024. Setelah itu, ia mengambil langkah besar berikutnya dengan pindah ke Serie A Italia untuk memperkuat Parma.
Langkah ke Serie A ini diharapkan menjadi titik stabilitas baru bagi karier kiper muda tersebut, yang sejauh ini telah mengoleksi total 120 penampilan di berbagai level klub. Mengenai penampilannya di level internasional, Suzuki tercatat telah membukukan 24 penampilan untuk tim nasional senior Jepang hingga saat ini.