JAKARTAHYPE.COM - Uji ketahanan baterai motor listrik Yadea baru-baru ini berhasil membuktikan bahwa kendaraan listrik modern tidak hanya terbatas untuk perjalanan dalam kota saja. Pembuktian ini dilakukan melalui sebuah tantangan bertajuk "150KM+ Challenge" yang diselenggarakan oleh Yadea Indonesia.

Perjalanan yang menjadi sorotan ini bertujuan menunjukkan kapabilitas dua model andalan mereka, yaitu Yadea Osta P dan Yadea Velax U, dalam menempuh rute jarak jauh antar kota. Rute yang dipilih adalah dari Bandung menuju Bogor, menguji motor dalam kondisi lalu lintas dan kontur jalan yang sesungguhnya.

Menariknya, pengujian ini melibatkan beragam pihak untuk memastikan validitas hasil di lapangan, bukan sekadar simulasi laboratorium. Peserta yang terlibat meliputi anggota komunitas motor listrik, influencer, bahkan para pengemudi ojek online yang menguji performa motor secara nyata.

Kedua model yang diuji, Yadea Osta P dan Yadea Velax U, harus melintasi berbagai kondisi jalan selama perjalanan panjang tersebut. Ini mencakup jalur perkotaan yang padat, tanjakan, hingga medan lain yang dianggap cukup menantang bagi motor listrik.

Hasil dari uji coba ini cukup signifikan karena sukses mematahkan keraguan banyak pihak mengenai jangkauan motor listrik untuk perjalanan jauh. Motor listrik kini mulai dilirik sebagai opsi mobilitas yang andal untuk menempuh jarak lebih dari 100 kilometer.

Kedua motor tersebut berhasil mencatatkan jarak tempuh impresif, di mana Yadea Osta tercatat hingga 153 kilometer dengan sisa baterai 13 persen. Sementara itu, Yadea Velax U bahkan mampu menempuh jarak lebih jauh, yakni 156 kilometer dengan sisa daya baterai mencapai 23 persen.

Pembuktian ini menggarisbawahi perkembangan teknologi baterai motor listrik yang kini semakin matang dan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi masyarakat. Hal ini relevan mengingat tuntutan anak muda akan kendaraan praktis yang juga hemat biaya operasional.

Salah satu peserta, Ilham yang dikenal sebagai Bapak Canggih, mengungkapkan antusiasmenya sebelum memulai perjalanan. "Excited banget, karena penasaran bisa bawa motor listrik 150 km tanpa cas. Saya optimis sejak awal Osta bisa sampai,” ujarnya sebelum memulai perjalanan, Dikutip dari Genz.id.

Optimisme tersebut terbukti benar karena motor tetap terasa nyaman dan baterai masih tersisa saat mereka berhasil mencapai Bogor. Kenyamanan motor bagi pengguna harian menjadi salah satu poin penting yang sangat diperhatikan dalam pengujian ini.