JAKARTA, JakartaHype.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menggelar BUMD Leaders Forum 2026 untuk memperkuat posisi Badan Usaha Milik Daerah sebagai pilar ekonomi kota global. Acara yang diinisiasi oleh BP BUMD bersama Bank Jakarta ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan visi seluruh jajaran direksi serta komisaris.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir langsung untuk memberikan arahan terkait penguatan ekosistem bisnis di tengah dinamika geopolitik dunia. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antarperusahaan daerah sangat krusial guna menghadapi tantangan perubahan iklim yang mulai mengancam stabilitas ekonomi.
Forum yang mengusung tema “Synergy for Resilience” ini bertujuan membangun kesamaan persepsi dalam mengelola aset dan potensi ekonomi Jakarta. Pramono menyatakan bahwa sinergi tersebut merupakan kunci utama agar BUMD mampu bertahan dan terus berkembang di kancah internasional.
"Saya mengharapkan agar dalam satu tahun ke depan BUMD melakukan konsolidasi karena saat ini banyak yang sudah tidak lagi menjadi pemain lokal," ujar Pramono. Ia menyebut instansi seperti Bank Jakarta, PAM Jaya, hingga Dharma Jaya kini memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat luas bagi warga.
Meskipun optimistis, Gubernur mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap waspada terhadap fenomena El Nino yang diprediksi terjadi hingga September mendatang. Kesiapan mitigasi bencana dan ketahanan pangan menjadi prioritas yang harus disiapkan oleh setiap perusahaan daerah mulai saat ini.
Pramono meyakini bahwa pembangunan budaya perusahaan yang terbuka dan transparan akan membuat BUMD Jakarta semakin profesional dalam melayani publik. Konsolidasi yang kuat diharapkan mampu menciptakan tata kelola perusahaan yang baik demi menghadapi berbagai tekanan ekonomi global.
Selain penyelarasan visi, forum ini juga membahas akselerasi investasi melalui skema creative financing serta optimalisasi penjaminan proyek strategis. Kepala BP BUMD menjelaskan bahwa fokus utama diarahkan pada peningkatan daya saing dan kesehatan finansial perusahaan untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
Pada triwulan pertama tahun 2026, sejumlah fasilitas kredit telah ditandatangani oleh Bank Jakarta untuk mendukung operasional Dharma Jaya dan Food Station Tjipinang. Langkah konkret ini menunjukkan bahwa sinergi pembiayaan antar-BUMD mulai berjalan efektif dalam menjaga ketahanan stok pangan dan layanan publik.
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta sebagai bentuk nyata komitmen transformasi institusi. Melalui Collaboration Charter, seluruh BUMD diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif serta berkelanjutan.