- JAKARTAHYPE.COM - Sebuah insiden tak terduga terjadi dalam rombongan tur di Korea Selatan, di mana seorang peserta asal Madiun dilaporkan menghilang dari rombongannya. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran dan memicu tindakan dari agen perjalanan yang bertanggung jawab.
Peserta yang dilaporkan hilang adalah Femas Yani Arianto, seorang pemuda berusia 22 tahun yang berasal dari Madiun. Ia diduga berpisah dari rombongan selama pelaksanaan kegiatan wisata di Negeri Ginseng tersebut.
Menyikapi situasi ini, pihak agen perjalanan Berani Backpacker memutuskan untuk membuka sebuah sayembara. Tujuannya adalah untuk menemukan Femas Yani Arianto agar dapat kembali bergabung dengan rombongan atau memastikan keselamatannya.
Sayembara ini secara khusus ditujukan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di Korea Selatan. Pihak agen perjalanan berharap partisipasi dari sesama WNI dapat mempercepat penemuan Femas.
Informasi mengenai sayembara ini pertama kali diunggah melalui akun Instagram resmi agen perjalanan, @sarjanabackpacker. Unggahan tersebut dengan cepat menjadi viral dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam unggahan tersebut, pihak Berani Backpacker mengimbau siapa pun yang bertemu atau memiliki informasi mengenai Femas Yani Arianto untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwenang. Hal ini penting untuk tindak lanjut penanganan lebih lanjut.
"Kami meminta siapa pun yang bertemu Femas agar segera melapor kepada petugas," demikian bunyi pernyataan yang diunggah pada akun Instagram @sarjanabackpacker, mengutip informasi yang beredar.
Pihak agen perjalanan Berani Backpacker mengkonfirmasi bahwa Femas Yani Arianto adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam rombongan tur mereka di Korea Selatan. Keberadaannya kini menjadi prioritas utama untuk dipastikan.
Ketiadaan Femas dari rombongan wisata menimbulkan pertanyaan mengenai kronologi dan penyebabnya. Pihak agen perjalanan masih terus berupaya mengumpulkan informasi terkait hilangnya pemuda asal Madiun tersebut.