JAKARTAHYPE.COM - Wings Air secara resmi mengumumkan pembukaan rute penerbangan langsung yang strategis di Nusa Tenggara Timur. Rute baru ini menghubungkan Bandar Udara Lede Kalumbang di Tambolaka, Sumba Barat Daya, dengan Bandar Udara Internasional Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Langkah ini diambil untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, rute ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat lokal maupun wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan Sumba dan Flores.

Penerbangan perdana dari Labuan Bajo menuju Tambolaka dijadwalkan mulai beroperasi pada tanggal 23 Juli 2026. Sehari setelahnya, pada 24 Juli 2026, penerbangan dari Tambolaka ke Labuan Bajo akan mulai melayani penumpang.

Maskapai Wings Air akan mengoperasikan rute ini sebanyak tiga kali dalam seminggu. Untuk menunjang layanan ini, digunakan pesawat jenis ATR 72 yang memiliki kapasitas 72 kursi penumpang di kelas ekonomi.

Bandar Udara Lede Kalumbang yang berlokasi di Tambolaka melayani kebutuhan transportasi udara bagi masyarakat dari berbagai wilayah. Cakupan pelayanannya meliputi Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, serta daerah-daerah di sekitarnya.

Sementara itu, Labuan Bajo telah bertransformasi menjadi salah satu pusat konektivitas udara yang vital di Indonesia bagian timur. Keberadaannya sangat penting dalam jaringan penerbangan Wings Air dan Lion Group yang menghubungkan berbagai kota besar.

Dikutip dari informasi yang beredar, rute baru ini menjadi bagian dari upaya perluasan jaringan penerbangan Wings Air di wilayah timur Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen maskapai untuk terus meningkatkan aksesibilitas ke destinasi-destinasi menarik.

Pembukaan rute Tambolaka-Labuan Bajo ini secara langsung memberikan kemudahan bagi para pelancong. Wisatawan kini dapat merencanakan perjalanan mereka untuk menikmati keindahan alam dan budaya Sumba serta Labuan Bajo dengan lebih efisien.

Dengan adanya penerbangan langsung ini, potensi pengembangan pariwisata di kedua daerah tersebut diharapkan dapat meningkat secara signifikan. Pertukaran budaya dan ekonomi antarwilayah juga diperkirakan akan semakin terdorong.