Jakarta, JakartaHype.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Ibu Kota untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena cuaca panas ekstrem yang melanda dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko gangguan kesehatan serius akibat paparan suhu tinggi yang menyengat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa merujuk pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi suhu udara yang tinggi diperkirakan masih akan bertahan untuk beberapa waktu ke depan.

"Berdasarkan perkiraan BMKG, dalam satu hingga tiga hari ini cuaca memang cukup panas, termasuk hari ini," ujar Pramono saat memberikan keterangan pers di Pura Segara, Jakarta Utara, Minggu (15/3).

Fasilitas Kesehatan Siaga Penuh

Meski suhu udara meningkat drastis, Gubernur meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak cemas berlebihan. Ia menegaskan bahwa jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di bawah naungan pemerintah provinsi untuk berada dalam posisi siap siaga.

"Untuk warga di Jakarta tidak perlu khawatir, fasilitas kesehatan kami siap membantu jika ada keluhan terkait cuaca ini," tambahnya.

Risiko Kesehatan dan Kelompok Rentan

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, memaparkan sejumlah ancaman kesehatan yang dapat dipicu oleh cuaca ekstrem. Menurutnya, paparan panas berlebih dapat menyebabkan:

- Dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).