JAKARTAHYPE.COM - Diabetes dan tekanan darah tinggi selama ini dikenal sebagai musuh utama fungsi ginjal. Namun, pandangan tersebut perlu diperluas karena masih ada banyak faktor lain yang berpotensi merusak organ vital ini.

Berbagai risiko dari faktor lingkungan, kebiasaan sehari-hari, hingga warisan genetik dapat secara perlahan menggerogoti ginjal tanpa terdeteksi. Kondisi ini menjadikan penyakit ginjal kronis sebagai ancaman serius bagi kesehatan global.

Diperkirakan, hampir 10 persen populasi dunia menderita penyakit ginjal kronis. Perkembangannya yang lambat dan seringkali tanpa gejala membuatnya dijuluki sebagai "ancaman sunyi" bagi kesehatan masyarakat.

Bahkan, data penelitian menunjukkan bahwa sekitar seperempat orang dewasa mungkin memiliki gangguan fungsi ginjal tertentu tanpa menyadarinya. Hal ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan berbagai faktor risiko.

"Penyakit ginjal kronis diperkirakan memengaruhi hampir 10 persen populasi global," demikian disampaikan dalam artikel, menyoroti skala masalah kesehatan global ini.

"Sifatnya yang berkembang perlahan tanpa rasa sakit membuat penyakit ini kerap dijuluki ancaman yang sunyi," ungkap sumber berita, menjelaskan mengapa kondisi ini seringkali luput dari perhatian.

"Bahkan, data penelitian menunjukkan hampir satu dari empat orang dewasa kemungkinan memiliki tingkat gangguan fungsi ginjal tertentu tanpa mereka ketahui," tambah sumber tersebut, mempertegas tingginya jumlah individu yang berisiko tanpa sadar.

Artikel ini menyoroti bahwa faktor-faktor di luar penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi perlu menjadi perhatian utama. Gaya hidup dan paparan lingkungan memainkan peran krusial dalam menjaga kesehatan ginjal.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Health.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.