AUSTIN, JakartaHype.com - Pemuda 17 tahun itu belum mau berhenti mengejutkan. Veda Ega Pratama menutup sesi kualifikasi Moto3 Red Bull Grand Prix of The United States 2026 dengan hasil yang kembali membuat Indonesia berdecak — posisi keempat di Q2, Sabtu (28/3/2026) waktu Amerika atau Minggu (29/3/2026) dini hari WIB.

Bukan sekadar lolos kualifikasi. Veda mencatat waktu 2 menit 12,853 detik, hanya terpaut 0,746 detik dari pole position. Di kelas Moto3 yang balapannya kerap selesai dalam selisih kurang dari satu detik untuk sepuluh rider sekaligus, jarak itu bukan jurang — itu peluang nyata.

Dari Tercecer di Practice, Bangkit di Q2

Perjalanan Veda menuju grid keempat tidak semulus yang terlihat. Di FP1 Jumat (27/3/2026) waktu setempat, ia masih belum menemukan iramanya di lintasan COTA yang memang baru pertama kali ia injak, dan berakhir di posisi ke-15. Memasuki sesi Practice berikutnya, ia mulai membaca karakter sirkuit dan mengunci posisi ke-14 — tepat di batas lolos Q2.

Lalu di Q2, Veda tampil berbeda. Alih-alih sekadar aman di posisi tengah, ia menekan habis dan melejit ke posisi keempat. Lebih baik dari sesi-sesi sebelumnya, dan yang terpenting — lebih baik dari ekspektasi siapapun yang baru pertama menyaksikan Veda di COTA.

Pole position diraih Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo dengan waktu 2 menit 13,107 detik. Di bawahnya ada Casey O'Gorman di posisi kedua dengan 2 menit 12,510 detik, disusul Valentin Perrone di urutan ketiga dengan 2 menit 12,526 detik. Veda tepat di belakang mereka di posisi keempat, mengapit Guido Pini yang finis kelima dengan 2 menit 13,857 detik.

Tren Positif Berlanjut, Veda Makin Diperhitungkan

Tiga seri, tiga kali performa yang terus menanjak. Itulah yang sedang dibangun Veda Ega Pratama di musim debutnya bersama Honda Team Asia.

Di Thailand, ia langsung menggebrak dengan finis kelima pada balapan Grand Prix pertamanya — hasil yang bahkan jarang dicapai rider senior di debut mereka. Seminggu kemudian di Brasil, ia naik satu level lebih tinggi dengan podium ketiga di Goiania, sekaligus menjadi orang Indonesia pertama dalam sejarah yang naik podium di ajang Grand Prix balap motor dunia.