JAKARTAHYPE.COM - Desainer ternama Hartono Gan memutuskan untuk melakukan langkah strategis dengan meluncurkan koleksi busana siap pakai (ready to wear/RTW) setelah selama tujuh tahun berfokus pada busana pesanan klien (bespoke atau made to order). Keputusan ini diambil karena ia menilai bahwa saat ini adalah momen yang tepat untuk melakukan ekspansi bisnis tersebut.

Langkah besar ini diumumkan Hartono Gan usai memperkenalkan 16 set busana dalam koleksi terbarunya di Lakon Store yang berlokasi di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. Peluncuran ini menandai babak baru bagi karier sang perancang asal Medan, Sumatera Utara, tersebut.

Ciri khas desain Hartono yang androgini, elegan, serta memiliki pendekatan tailoring yang edgy dan timeless masih sangat terlihat dalam koleksi RTW ini. Busana yang ditampilkan merupakan interpretasi modern dan lebih tajam dari setelan busana retro.

Salah satu pembeda utama koleksi siap pakai ini adalah harganya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan busana pesanan khusus. "Menurut saya itu angka maksimal agar terjangkau ke lebih banyak orang dan tidak membuat kita harus mengorbankan kualitas produk," ungkap Hartono kepada Wolipop.

Produksi busana siap pakai umumnya dilakukan dalam kuantitas yang lebih besar dengan tujuan utama mencapai keterjangkauan harga di pasar yang lebih luas. Namun, Hartono menekankan bahwa ia tidak mengurangi kualitas desain dan fungsionalitas produknya.

Menurut sang desainer, koleksi esensial ini dirancang untuk mengajak konsumen berbelanja pakaian secara lebih tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan pemahaman Hartono mengenai pakaian esensial yang dibutuhkan oleh setiap individu.

Hartono merasa perlu berekspansi karena tren pasar kini mendukung gaya busana yang telah ia kembangkan selama tujuh tahun terakhir. Dukungan penuh dari JF3 Fashion Festival melalui program Future Fashion Designer (FFD) juga mempermudah kesiapan produksinya.

Dukungan tersebut mencakup pendampingan bisnis terstruktur untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kesiapan masuk ke ranah ritel profesional. Hal ini menjadi faktor penting dalam transisi dari mode pesanan ke mode siap pakai.

Thresia Mareta, Advisor JF3 sekaligus Founder LAKON Indonesia, menegaskan bahwa menggarap koleksi siap pakai adalah strategi bisnis krusial bagi kelangsungan sebuah label mode. "Kalau kita lihat sejarah, banyak desainer dunia yang memulai dengan made to order, lalu mereka buat RTW karena memang ada kebutuhannya," kata Thresia.