Jakarta, JakartaHype.com - Menikmati kemegahan gedung pencakar langit dan situs bersejarah di Ibu Kota kini memiliki nuansa baru melalui layanan Bus Open Top Tour yang dikelola oleh TransJakarta.
Menggunakan armada bus tingkat (double decker), wisatawan ditawarkan pengalaman melihat Jakarta dari sudut pandang yang berbeda, baik melalui dek semi-terbuka maupun atap terbuka sepenuhnya.
Bagi Anda yang berencana mencoba pengalaman ini, terdapat sejumlah hal krusial yang perlu dipersiapkan agar perjalanan tetap nyaman dan tidak berujung kecewa.
Strategi "War" Tiket dan Pemesanan
Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat tiket bus wisata ini menjadi komoditas yang cukup langka. Abbas, pemandu wisata Open Top Tour, mengungkapkan bahwa sistem kuota yang ketat mengharuskan calon penumpang untuk bergerak cepat.
"Anda harus siap 'war' karena tiketnya lumayan sulit didapat," ujar Abbas saat ditemui di kawasan PIK, Sabtu (21/3/2026). Ia menyarankan wisatawan untuk melakukan pemesanan melalui aplikasi TJ: TransJakarta setidaknya satu hingga dua minggu sebelum rencana keberangkatan. Sebagai catatan, setiap rute biasanya hanya menyediakan tiga sesi tur dengan kapasitas terbatas, yakni 50 orang per sesi.
Mengejar "Golden Hour" Jakarta
Meski operasional tersedia di berbagai waktu, pemilihan jam keberangkatan sangat menentukan kualitas visual yang didapatkan. Abbas merekomendasikan rute sore hari, tepatnya antara pukul 17.00 hingga 17.30 WIB.
Pada waktu tersebut, penumpang bisa menikmati fenomena matahari terbenam (sunset) yang menyiram langit Jakarta dengan warna jingga tanpa harus terganggu terik matahari. Pemandangan ini dianggap sebagai waktu terbaik untuk mengabadikan momen di atas bus tingkat.