JAKARTAHYPE.COM - Supermodel ternama dunia, Natalia Vodianova, kini menikmati kehidupan yang sangat kontras dengan masa lalunya yang penuh kesulitan finansial. Kini ia dikenal sebagai figur papan atas di industri fesyen global, sebuah pencapaian luar biasa bagi seseorang yang memulai dari kondisi serba kekurangan.

Nama Natalia Vodianova telah lama melekat erat dengan dunia mode kelas atas internasional. Ia tercatat telah tampil di lebih dari 200 peragaan busana (runway show) dan menghiasi sampul berbagai edisi majalah Vogue di seluruh dunia. Selain itu, ia juga menjadi wajah kampanye untuk merek-merek mewah ternama seperti Calvin Klein dan Stella McCartney.

Namun, di balik citra glamor yang melekat padanya, tersimpan kisah masa kecil yang jauh dari kemewahan di Rusia. Model kelahiran Nizhny Novgorod ini melewati masa remaja dalam kemiskinan ekstrem sebelum akhirnya bertransformasi menjadi salah satu supermodel dengan bayaran tertinggi di dunia.

Keluarga Natalia berasal dari latar belakang sederhana, diperparah dengan kepergian sang ayah saat Natalia belum genap berusia dua tahun. Beban keluarga semakin berat ketika adik tirinya, Oksana, didiagnosis menderita cerebral palsy dan autisme berat.

Natalia mengenang masa sulit tersebut dengan jujur, mengungkapkan bahwa kekurangan tidak hanya terjadi pada materi. "Kami kekurangan segalanya saat kecil, termasuk empati dari orang-orang karena kondisi adik saya,” ungkap Natalia, seperti dikutip dari DailyMail.

Ibunya, Larisa, berjuang keras membesarkan ketiga anaknya seorang diri dengan membuka lapak buah secara ilegal. Natalia kecil terpaksa ikut membantu ibunya sejak usia 11 tahun, bahkan seringkali harus absen dari sekolah demi bekerja keras di tengah suhu ekstrem Rusia.

Ia menceritakan pengalaman pahit bekerja hingga dua belas jam sehari dalam kondisi dingin yang bisa mencapai minus 40 derajat Celsius. "Aku sering lapar dan akhirnya terbiasa,” katanya, menggambarkan ketangguhan yang ia bangun sejak dini.

Titik balik hidup Natalia terjadi ketika ia berusia 17 tahun setelah seorang pencari bakat modeling menyarankannya untuk mencoba peruntungan di Moskow. Dari sana, karier modelingnya melesat cepat, yang membawanya pindah ke Paris dan menempatkannya di jajaran supermodel terbesar dunia.

Pada usia 19 tahun, Natalia menikah dengan Justin Portman, seorang bangsawan Inggris, dan dikaruniai tiga orang anak sebelum akhirnya mereka berpisah pada tahun 2010. Setelah perceraian tersebut, Natalia menjalin hubungan dengan Antoine Arnault.