JAKARTAHYPE.COM - Dua wisatawan asing asal Austria harus mengakhiri perjalanan mereka di Indonesia dengan insiden tragis yang merenggut nyawa keduanya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa nahas ini terjadi saat mereka mengunjungi salah satu destinasi wisata alam yang populer di wilayah tersebut.

Tragedi ini secara spesifik menimpa dua warga negara Austria yang sedang menikmati liburan di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Keduanya dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan fatal di lokasi wisata alam.

Insiden memilukan tersebut terjadi di kawasan Air Terjun Cunca Wulang, yang terletak di Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Lokasi ini dikenal sebagai destinasi eksotis yang menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Penyebab utama dari jatuhnya kedua turis tersebut adalah kegagalan konstruksi pada fasilitas penyeberangan di lokasi air terjun tersebut. Jembatan gantung yang mereka lewati dilaporkan mengalami kerusakan struktural saat mereka berada di atasnya.

"Dua turis asing asal Austria tewas terjatuh dari jembatan gantung di wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)," demikian narasi awal mengenai kejadian tersebut.

Kecelakaan itu terjadi karena sejumlah papan kayu penyusun jembatan gantung di destinasi wisata tersebut tiba-tiba patah saat digunakan. Kerusakan mendadak inilah yang menyebabkan kedua wisatawan tersebut kehilangan pijakan dan terjatuh.

Fakta mengenai penyebab kegagalan jembatan ini diperkuat dengan keterangan yang menyebutkan bahwa kedua turis itu terjatuh akibat sejumlah papan kayu pada jembatan gantung di destinasi wisata eksotis itu patah.

Perjalanan jauh yang mereka tempuh dari Austria untuk berwisata justru berakhir dengan duka mendalam bagi keluarga mereka. Kedua korban dilaporkan meninggal di lokasi kejadian akibat benturan keras setelah terjatuh dari ketinggian.

Dikutip dari informasi awal, insiden jatuhnya wisatawan asing ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang setempat terkait standar keamanan objek wisata alam.