JAKARTAHYPE.COM - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, terlihat melakukan sesi olahraga yoga di depan kediamannya di kawasan Jalan Kutai Utara, Sumber, Banjarsari, Kota Solo, pada Minggu pagi, 17 Mei 2026.

Aktivitas fisik yang dilakukan di ruang terbuka tersebut menarik perhatian dan diikuti dengan antusias oleh sejumlah warga setempat yang turut bergabung dalam peregangan tubuh dan pengaturan napas.

Kegiatan yang berlangsung santai ini terbilang singkat, hanya berlangsung selama kurang lebih lima menit di atas matras yoga. Setelah sesi selesai, Presiden Jokowi melanjutkan aktivitasnya dengan menyapa masyarakat yang telah berkumpul di sekitar area rumahnya.

Presiden Jokowi sempat berbagi pengalamannya mengenai rutinitas ini. "Oh saya sering kok (yoga), segar setelah yoga segar," ujarnya singkat kepada warga yang menyaksikannya.

Devi Putri, Pendiri Heloria, mengungkapkan bahwa latihan mendadak di Gang Kutai tersebut diikuti oleh sekitar 20 peserta yang merupakan warga dari lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga memberikan dampak positif signifikan terhadap kesehatan mental.

Pelatih yoga, Deera Dewi, menjelaskan bahwa rangkaian pose yang dilakukan dengan gerakan perlahan dan pernapasan teratur sangat efektif untuk menenangkan pikiran. Ia menambahkan bahwa yoga melatih kesadaran diri dalam mengenali batasan kemampuan fisik tanpa perlu memaksakan diri secara berlebihan.

"Yoga mengajarkan kita untuk lebih menghargai diri kita, to know our limitation," kata Deera Dewi mengenai pelajaran penting yang dapat diambil dari latihan yoga.

Deera Dewi juga mengaitkan pelajaran yoga ini dengan pengelolaan tekanan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tuntutan pekerjaan. "Jadi ada saatnya kita harus cobain, ada saatnya kita harus back-back gitu, itu dari yoga," jelasnya mengenai pentingnya mengetahui kapan harus maju dan kapan harus mundur.

Lebih lanjut, latihan yoga terbukti dapat memperbaiki suasana hati karena tarikan napas panjang mengirimkan sinyal relaksasi ke sistem saraf pusat. Proses biologis ini berfungsi menurunkan hormon stres seperti kortisol, sekaligus memicu pelepasan hormon endorfin yang menciptakan rasa bahagia dan stabilitas emosi.