JAKARTAHYPE.COM - Nugget rumahan kini menjadi solusi praktis bagi orang tua yang ingin menyediakan stok lauk siap saji untuk bekal anak sehari-hari. Makanan olahan ini umumnya terbuat dari daging ayam atau udang yang dihaluskan, namun kini variasinya semakin beragam.
Inovasi terbaru menunjukkan bahwa nugget juga bisa dibuat dari sumber protein nabati yang lebih terjangkau dan mudah didapat. Tahu dan tempe dapat diolah menjadi alternatif yang menarik sebagai pengganti daging ayam dalam resep nugget.
Kelezatan rasa nugget membuatnya sangat disukai oleh anak-anak, sehingga cocok dijadikan lauk utama saat makan siang. Nugget ini ideal dipadukan dengan nasi putih, sayuran pendamping, atau mie instan favorit mereka.
Untuk meningkatkan cita rasa dan kandungan gizinya, adonan nugget ayam dapat diperkaya dengan tambahan daging udang giling. Pencampuran ini diklaim akan menghasilkan rasa yang lebih gurih dan meningkatkan asupan protein harian anak.
Dilansir dari sumber berita, salah satu resep menarik yang bisa dicoba adalah Nugget Tempe yang kaya serat. Bahan utamanya meliputi 250 gram tempe berkualitas baik, satu butir telur ayam, tiga sendok makan tepung terigu, dan berbagai bumbu penyedap.
Proses pembuatannya dimulai dengan memotong tempe, kemudian memasukkannya ke dalam food processor bersama telur dan bumbu halus hingga tercampur rata. Setelah itu, adonan dibentuk memanjang, dibungkus, dan dikukus selama kurang kurang 30 menit hingga matang sempurna.
Setelah dingin, adonan dipotong sesuai selera, dilapisi tepung terigu, dicelupkan ke putih telur kocok, dan dibalut tepung panir sebelum digoreng hingga keemasan. "Rasa nugget yang lezat memang cocok dihidangkan untuk anak-anak," sebut sumber tersebut, menekankan kesesuaiannya sebagai bekal makan siang.
Selain tempe, kreasi Nugget Tahu juga menawarkan tekstur yang lebih lembut dan nikmat saat disantap bersama nasi hangat. Resep ini memerlukan dua buah tahu putih (sekitar 300 gram), satu sendok makan tepung terigu, dan satu butir telur ayam sebagai pengikat.
Tahapan pembuatannya melibatkan penghalusan tahu, pencampuran dengan bahan lain, perataan adonan dalam loyang, dan proses pengukusan selama 30 menit. Setelah dipotong, nugget tahu dicelupkan ke putih telur dan digulingkan pada tepung panir yang telah dicampur biji wijen.