JAKARTAHYPE.COM - Supermodel legendaris asal Amerika Serikat, Cindy Crawford, baru-baru ini mengungkapkan perjuangannya melawan kondisi medis yang ia hadapi selama sepuluh tahun terakhir. Kondisi yang dimaksud adalah blepharoptosis, yaitu kondisi penurunan kelopak mata yang terjadi secara tidak normal dan sempat mengganggu kegiatannya di dunia modeling profesional.

Kondisi fisik yang membuat kelopak matanya terlihat turun dan sayu ini awalnya tidak disadari secara serius oleh Crawford. Perempuan yang kini berusia 60 tahun itu mengira gejala awal tersebut hanyalah dampak alami dari proses penuaan atau kelelahan biasa yang dialami banyak orang.

Perubahan signifikan pada area matanya mulai terasa setelah ia memasuki usia kepala lima. Momen kesadaran itu terjadi ketika ia sedang menjalani sesi pemotretan yang mengharuskannya bekerja sejak pagi hari.

Crawford menceritakan pengalamannya saat berinteraksi dengan kru pemotretan sekitar satu dekade lalu. "Saya ingat sekitar 10 tahun lalu, setelah berusia 50 tahun, saat harus menjalani pemotretan pagi. Mereka bertanya, 'Kamu sanggup mulai jam 6 pagi?'" tutur Cindy Crawford.

Menanggapi permintaan jadwal pagi tersebut, model senior ini memberikan jawaban yang bernada humoris kepada tim produksi. Ia menjelaskan bahwa meskipun ia bisa bangun pagi, wajahnya memerlukan waktu lebih lama untuk benar-benar terlihat segar.

Ia melanjutkan penjelasannya dengan mengungkapkan batasan waktu kesegarannya kepada kru. "Saya bilang, 'Saya bisa bangun jam berapa pun, tapi wajah saya baru benar-benar bangun jam 9 pagi. Jadi jangan jadwalkan pemotretan close-up atau semacamnya,'" lanjut Cindy Crawford.

Seiring berjalannya waktu, dampak dari kondisi ini menjadi semakin nyata terlihat melalui hasil tangkapan kamera profesional. Bahkan, para penata rias kesulitan saat mengaplikasikan kosmetik pada area mata tersebut.

Crawford kemudian membagikan bagaimana timnya harus melakukan upaya ekstra untuk mengatasi masalah ini di lokasi syuting. "Saya bisa melihat di kamera bahwa mata saya tidak lagi terlihat sesegar dulu. Bahkan para makeup artist harus mengangkat kelopak mata saya supaya bisa mengaplikasikan makeup ke area itu," curhat Cindy Crawford.

Setelah bertahun-tahun menghadapi gangguan ini, masalah penurunan kelopak mata tersebut akhirnya mendapatkan solusi medis sekitar dua tahun yang lalu. Rekomendasi datang dari dokter spesialis kulit yang ia percayai.