JAKARTAHYPE.COM - Pihak berwenang di Tiongkok telah menjatuhkan sanksi terhadap sebuah klinik gigi yang beroperasi di negara tersebut. Tindakan ini diambil menyusul insiden pencabutan seluruh gigi tersisa milik seorang pria berusia 63 tahun.
Pria yang diketahui bernama Li ini berasal dari Baoji, sebuah kota di provinsi Shaanxi, Tiongkok barat laut. Ia mendatangi Klinik Gigi Datuanyuan pada bulan September lalu dengan keluhan sakit pada giginya.
Li mengungkapkan kepada media setempat bahwa ia terpengaruh oleh iklan yang dipasang oleh klinik tersebut. Iklan itu menjanjikan perawatan implan gigi yang dapat membuat seseorang memiliki gigi lengkap.
Lebih jauh lagi, iklan tersebut juga mengklaim bahwa perawatan ini dapat membantu seseorang mencapai usia panjang, bahkan hingga 100 tahun. Janji inilah yang membuat Li yakin untuk melakukan prosedur di klinik tersebut.
"Saya percaya iklan klinik tersebut yang menjanjikan implan gigi, memiliki gigi yang lengkap, dan bisa hidup 100 tahun," ujar Li kepada media Tiongkok.
Akibat dari kepercayaan tersebut, Li harus rela 12 giginya yang masih tersisa dicabut seluruhnya oleh pihak klinik. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai praktik medis yang dilakukan oleh klinik tersebut.
Insiden ini menyoroti pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menanggapi klaim medis yang berlebihan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan usia panjang.
Pihak berwenang setempat masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan adanya pelanggaran etika atau hukum dalam praktik Klinik Gigi Datuanyuan.
Kini, nasib Li menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang mengenai pentingnya mencari informasi yang akurat dan terverifikasi sebelum menjalani prosedur medis apapun.