JAKARTAHYPE.COM - Ajang lari tahunan Digiland Run dijadwalkan akan kembali diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Acara ini diproyeksikan akan menarik minat sebanyak 12.500 pelari yang akan berkompetisi dalam berbagai kategori.
Kategori yang tersedia bagi para peserta meliputi Half Marathon, 10K, dan 5K, memberikan pilihan sesuai tingkat kebugaran masing-masing pelari. Penyelenggara memastikan bahwa rute yang akan digunakan pada Digiland 2026 tetap sama dengan edisi tahun sebelumnya.
Pihak Telkomsel selaku penyelenggara terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan (Dishub) dan Lalu Lintas Kepolisian. Koordinasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh rangkaian acara lari tersebut.
Lionel Chng, Direktur Marketing Telkomsel, menyampaikan bahwa Digiland Run lebih dari sekadar kompetisi lari biasa. Ia menekankan bahwa tujuan utama acara ini adalah menyajikan pengalaman berolahraga yang dikemas secara menghibur bagi semua peserta.
"Kami ingin semua orang berolahraga dengan cara yang menghibur. Ini alasannya (tiket) selalu habis dengan sangat baik adalah karena dari tahun-tahun sebelumnya, ini bukan hanya lari dan pulang ke rumah. Ada banyak hal yang bisa dieksplorasi oleh pelanggan dan komunitas," kata Chng saat konferensi pers yang diadakan pada Selasa (5/5/2026).
Selain aspek olahraga dan hiburan, penyelenggaraan Digiland juga dikaitkan dengan upaya peningkatan kesadaran lingkungan dan cara menyelamatkan kota serta seluruh dunia. Hal ini menunjukkan dimensi tanggung jawab sosial perusahaan dalam acara tersebut.
Telkomsel juga memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan infrastruktur digital selama acara berlangsung. Persiapan telah dilakukan secara matang untuk memastikan kapabilitas jaringan mampu melayani lonjakan pengguna di area GBK.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menjelaskan bahwa acara ini menjadi semacam uji coba kekuatan jaringan dalam situasi kepadatan tinggi. Ia optimistis bahwa kapasitas jaringan akan memadai untuk menampung seluruh pengunjung.
"Ini semacam stress test dan kami yakin kapabilitas jaringan kami bisa mengatasi. Kemungkinan kan tidak hanya 12.500 ya. 12.500 plus satu keluarga yang ikut mungkin 3-4 orang. Ya paling tidak 50.000 orang di sekitar GBK gitu ya. Dan kami sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya," jelas Stanislaus Susatyo.