JAKARTAHYPE.COM - Pergerakan pasar saham menunjukkan adanya sentimen negatif terhadap Qualcomm Inc. (QCOM) pada hari Senin, yang mengakibatkan penurunan tajam sebesar 8,78 persen. Penutupan perdagangan hari itu menempatkan harga saham pada posisi $228.99 per lembar.

Penurunan ini terjadi setelah Qualcomm mengakhiri tren positif selama dua hari berturut-turut, di mana investor dilaporkan melakukan aksi ambil untung (profit-taking) setelah mencapai rekor tertinggi pada sesi perdagangan sebelumnya. Investor juga sedang mencermati dampak dari langkah baru kompetitor utama mereka di industri semikonduktor.

Apa yang memicu kekhawatiran ini? Hal ini berkaitan dengan pengumuman yang dilakukan oleh Nvidia Corp. (NVDA) pada akhir pekan lalu. Nvidia mengungkapkan rencana mereka untuk memasuki pasar perangkat komputasi, sebuah segmen yang selama ini didominasi oleh produk-produk Qualcomm.

Secara spesifik, Nvidia memperkenalkan apa yang mereka sebut sebagai "RTX Spark superchip." Prosesor baru ini dikembangkan bersama dengan Microsoft dan secara eksplisit ditujukan untuk pasar perangkat keras seperti komputer pribadi (PC).

Ancaman kompetisi ini langsung dirasakan oleh Qualcomm Inc. (QCOM), perusahaan yang dikenal sebagai produsen keluarga prosesor Snapdragon. Prosesor Snapdragon tersebut saat ini menjadi tulang punggung bagi banyak perangkat, termasuk ponsel pintar, tablet, dan laptop.

Nvidia mengonfirmasi bahwa peluncuran resmi RTX Spark superchip ini dijadwalkan akan terjadi pada musim gugur tahun 2026. Target pasar utamanya adalah PC berbasis sistem operasi Windows dari merek-merek besar seperti Dell, HP, ASUS, Lenovo, dan MSI.

Selain faktor persaingan dari Nvidia, penurunan nilai saham QCOM juga dikaitkan dengan aktivitas profit-taking pasca pencapaian rekor tertinggi sebelumnya. Pada hari Jumat lalu, saham sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di $259.92.

Angka rekor tersebut menunjukkan pertumbuhan impresif bagi Qualcomm, yakni mencapai 44,7 persen jika dibandingkan dengan penutupan bulan April yang berada di level $179.58. Perkembangan ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi dalam valuasi perusahaan baru-baru ini.

Dalam konteks lain, pemegang saham Qualcomm juga perlu memperhatikan agenda dividen perusahaan. "Qualcomm Inc. (NASDAQ:QCOM) dijadwalkan akan membayarkan dividen sebesar $0,92 kepada seluruh pemegang saham yang terdaftar hingga tanggal 4 Juni, dengan pembayaran jatuh tempo pada 25 Juni," demikian informasi yang disampaikan.