JAKARTAHYPE.COM - Pemerintah Kota Surabaya telah menyatakan komitmen dan kesiapan penuhnya untuk kembali memanggul tanggung jawab sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden edisi 2026. Keseriusan ini ditunjukkan dengan memastikan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) siap menjadi venue utama, dilengkapi dengan lapangan latihan yang memadai untuk mendukung kelancaran turnamen pramusim bergengsi tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, secara langsung menyampaikan bahwa persiapan matang telah dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Langkah ini penting untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang menjadi kewenangan pemerintah daerah telah siap digunakan sesuai standar yang ditetapkan.
"Jadi kami sudah persiapkan, kemarin kami bertemu dengan teman-teman PSSI. Jadi sudah kita siapkan untuk persiapan Piala Presiden ini," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Pernyataan ini menggarisbawahi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kota dan induk organisasi sepak bola nasional.
Surabaya bukanlah nama baru dalam kancah perhelatan sepak bola besar, termasuk di tingkat internasional. Kota Pahlawan ini memiliki rekam jejak gemilang sebagai tuan rumah berbagai ajang, yang terbaru adalah sukses menyelenggarakan Piala Dunia U-17 pada tahun 2023 lalu.
Pengalaman berharga tersebut menjadi modal utama bagi Surabaya dalam menghadapi Piala Presiden 2026. "Jadi sudah berjalan, dan seperti biasanya ketika kita dijadikan tempat untuk kegiatan PSSI kita sudah memiliki protokol tetap yang sudah kita lakukan seperti Piala Dunia dan lain-lain," jelas Wali Kota Eri Cahyadi.
Dalam hal aspek persiapan, Pemerintah Kota Surabaya memfokuskan perhatiannya pada penyediaan venue pertandingan utama dan lapangan latihan. Hal ini dikarenakan kebutuhan teknis lainnya yang lebih spesifik menjadi domain dan tanggung jawab PSSI untuk disiapkan.
"Persiapan terkait dengan lapangan latihan, persiapan dengan tempat (venue) pertandingan, karena yang lainnya disiapkan oleh PSSI," tutur Wali Kota Eri Cahyadi. Penegasan ini menunjukkan pembagian tugas yang jelas demi efektivitas penyelenggaraan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, turut memberikan jaminan. Ia memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah disiapkan secara komprehensif untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara Piala Presiden 2026.
"Persiapan tidak hanya difokuskan pada stadion yang menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga fasilitas penunjang yang dibutuhkan klub peserta selama mengikuti turnamen," ungkap Herry Purwadi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa persiapan tidak hanya berhenti pada fasilitas utama, tetapi juga mencakup kebutuhan para kontestan.