JAKARTAHYPE.COM - Bioskop Trans TV kembali menghadirkan tayangan berkualitas bagi para pencinta genre laga melalui film bertajuk 'All the Devil's Men'. Jika tidak ada perubahan jadwal, film ini akan menyapa pemirsa pada Jumat, 15 Mei 2026, tepat pada pukul 23.00 WIB.

Film yang pertama kali dirilis pada tahun 2018 ini merupakan buah karya dari sutradara Matthew Hope. Sebelumnya, Matthew Hope juga dikenal melalui beberapa karya penyutradaraan lainnya seperti film 'The Veteran' pada tahun 2011 serta 'The Vanguard' pada tahun 2008.

"Film 'All the Devil's Men' menampilkan performa dari aktor Milo Gibson sebagai bintang utamanya," tulis keterangan dalam artikel tersebut. Milo Gibson sendiri merupakan salah satu dari sembilan anak aktor sekaligus sutradara legendaris Hollywood, Mel Gibson.

Selain kehadiran Milo, film dengan durasi tayang sekitar 69 menit ini juga diperkuat oleh akting William Fichtner dan aktris Sylvia Hoeks. Berdasarkan data dari situs basis data film populer, film ini tercatat mendapatkan rating sebesar 5.1/10 bintang dari IMDb.

Dikutip dari Detikcom, alur cerita berfokus pada karakter Jack Collins yang memiliki latar belakang karier cemerlang di Navy SEAL. Berkat keahlian tempurnya yang luar biasa, ia kemudian beralih profesi menjadi seorang pembunuh bayaran yang banyak dicari.

"Jack menyadari sepenuhnya bahwa pekerjaan yang ia jalani memiliki risiko yang sangat tinggi bagi keselamatannya," ungkap narasi dalam ulasan tersebut. Hal inilah yang membuatnya selalu mempersiapkan setiap misi dengan sangat matang agar bisa lolos dari kejaran pihak berwajib.

Konflik mulai memuncak saat Jack menerima tugas dari seorang agen CIA bernama Leigh untuk memburu seorang mafia berbahaya. Dalam menjalankan misi ini, Jack harus bekerja sama dengan dua pembunuh bayaran lainnya, yaitu Brennan dan Samuelson.

Target utama mereka adalah Terry McKnight, seorang mantan agen CIA yang diduga membelot dan mencuri senjata nuklir. Senjata pemusnah massal tersebut dikhawatirkan akan dijual kembali kepada kelompok teroris internasional yang mengancam keamanan global.

"Masalah besar muncul ketika sosok bernama Tony yang awalnya dimintai bantuan justru berbalik menyerang tim Jack," jelas keterangan dalam artikel tersebut. Tony ternyata memiliki perusahaan keamanan swasta yang kini disewa untuk melindungi Terry McKnight dari kejaran siapa pun.