JAKARTAHYPE.COM - Kekalahan San Antonio Spurs di pertandingan sebelumnya menuntut perubahan signifikan jika mereka ingin memperpanjang seri Final Wilayah Barat melawan Oklahoma City Thunder (OKC) pada Game 6. Fokus utama kini tertuju pada rotasi pemain, khususnya posisi cadangan untuk Victor Wembanyama.
Keputusan krusial yang harus diambil oleh pelatih Mitch Johnson adalah mencadangkan Luke Kornet dari rotasi pemain dalam laga penentuan tersebut. Pemain yang seharusnya menjadi pelapis Wembanyama ini terbukti menjadi titik lemah yang dieksploitasi oleh lawan.
Data menunjukkan bahwa selama 54 menit Luke Kornet bermain di seri ini, Spurs telah kebobolan total 52 poin lebih banyak dari yang mereka cetak. Hal ini mengindikasikan bahwa kehadiran Kornet di lapangan tidak memberikan dampak positif yang diharapkan.
"Kornet tidak membantu, dan mencadangkannya memungkinkan Mitch Johnson melontarkan kejutan yang mungkin tidak diperkirakan oleh OKC," demikian pandangan yang diungkapkan mengenai urgensi perubahan taktik ini. Dikutip dari sumber berita, keputusan ini dianggap sebagai langkah berani yang diperlukan.
Meskipun Spurs unggul 42 poin saat Wembanyama berada di lapangan, terlihat jelas bahwa sang bintang muda mulai menunjukkan kelelahan pada Game 5. Kondisi ini memaksa tim untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi sang rookie sensasional tersebut.
Wembanyama diprediksi tidak akan mampu bermain selama 40 menit penuh di Game 6, yang berarti Spurs harus berani mengadopsi strategi small ball ketika superstar mereka sedang beristirahat di bangku cadangan. Strategi ini harus dipersiapkan dengan matang oleh staf pelatih.
Ketika Wembanyama absen, OKC dipastikan akan meningkatkan intensitas serangan ke area ring dan memaksimalkan rebounding di bawah ring. Situasi ini akan semakin sulit jika San Antonio memilih bermain dengan mengandalkan pemain bertubuh kecil.
Coach Johnson perlu segera mengimplementasikan susunan pemain yang tepat untuk mengantisipasi tekanan tersebut. Lineup yang disarankan mencakup Dylan Harper, Stephon Castle, Devin Vassell, Julian Champagnie, dan Keldon Johnson untuk menghadapi situasi tersebut.
"Lineup tersebut seharusnya memungkinkan mereka untuk melakukan switch pertahanan di semua posisi dan memiliki rebounding tim yang cukup untuk bertahan," ujar analisis mengenai potensi formasi alternatif tersebut. Dikutip dari sumber berita, ini adalah solusi untuk menjaga keseimbangan.